oleh

Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19 Kini Mulai Menurun

POSKOTA.CO – Berkat kerja ketas tanpa kenal lelah dan pantang menyerah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dibantu pihak terkait lainnya kini sedikit bisa bernafas laga. Jumlah kabupaten/kota sebelumnya masuk zona merah kini terjadi penurunan cukup menggembirakan.

Meski begitu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo terus meminta masyarakat dan semua pihak lainnya tanpa terkecuali tetap displin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Sebab, sedikit lengah, apalagi meremehkan, virus yang mematikan itu akan menyerang kembali.

Menurut Doni Monardo, prokes adalah salah satu cara ampuh dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Doni mengajak semua pihak untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar semua kita terbebas dari virus Corona.

Selain itu, lanjut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, pemerintah kini terus berupaya sekuat tenaga agar seluruh warga bisa segera mendapatkan vaksinasi.

Doni yang juga kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengingatkan semua pihak yang telah dilakukan suntik vaksin Covid-19 tetap disiplin menjalankan prokes. Karena vaksinasi tidak bisa menjamin seseorang bebas dari ancaman virus Corona tanpa disertai protokol kesehatan yang benar sesuai ketentuan.

Berkaca pada pengalaman yang dialami Doni Monardo, hanya sebentar membuka masker karena makan bersama saat di Sulawesi Barat, begitu dilakukan swab antigen, Doni dinyatakan positif terpapar Covid-19. Karenanya, dia mengingatkan semua pihak jangan sekali-kali mengabaikan prokes, jika tidak mau terpapar virus yang telah merenggut juta nyawa manusia di dunia.

Terkait penurunan zona merah, Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan, terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota yang termasuk dalam zona risiko tinggi alias zona merah Corona. Sebaliknya kini zona kuning semakin banyak.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, zona merah saat ini berjumlah 92 kabupaten/kota, dibanding pekan sebelumnya tercatat 108 kabupaten/kota zona merah.

“Per 24 Januari 2021, jumlah kabupaten/kota di zona tinggi mengalami penurunan pada minggu ini, dari 108 kabupaten/kota menjadi 92 kabupaten/kota,” kata Wiku dalam jumpa pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Sebaliknya, jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam risiko sedang atau oranye melonjak dari 247 menjadi 363 kabupaten/kota. “Hal ini tidak dibarengi dari zona oranye ke zona kuning atau hijau sehingga terjadi penumpukan di zona oranye,” ucapnya.

Sementara, zona risiko rendah atau kuning menjadi 44 kabupaten/kota, lalu zona hijau atau zona hijau tidak ada kasus 11 kabupaten/kota dan tidak terdampak 4 kabupaten/kota.

“Sangat disayangkan mengingat jika kabupaten/kota di zona risiko sedang ini terus lengah, maka semakin tinggi kemungkinan untuk masuk ke zona risiko tinggi,” imbuh Prof Wiku.

Untuk diketahui, kasus positif Covid-19 di Tanah Air pada Selasa (26/1/2021) tembus 1 juta orang tepatnya 1.012.350 kasus. Angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia juga mencetak rekor baru.

Pasien meninggal dunia terjadi penambahan 476 jiwa pada Kamis (28/1/2021) sehingga totalnya menjadi 29.331 orang meninggal dunia. Di sisi lain, 842.122 orang dinyatakan sembuh dari virus Sars Cov-2 itu. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *