oleh

Jelang HUT Kemerdekaan, (K)SBSI Serukan Aksi Buruh Nasional

POSKOTA.CO -Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K) SBSI berencana kembali akan menggelar aksi Buruh Nasional.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 menurut (K) SBSI penegakan hukum menjadi lemah bila pemerintah tidak konsisten melaksanakan dan bangsa akan terpuruk dengan pengawasan yang tebang pilih dipenangan covid-19.

“Situasi pandemi covid-19 menjadi contoh lemahnya penegakan hukum. Bila penegakan hukum dilaksanakan secara konsisten oleh pemerintah, maka kondisi Indonesia tidak akan terpuruk seperti saat ini. Penerapan peraturan dan pengawasannya yang tebang pilih menjadi salah satu alasan mengapa pencegahan penyebaran covid-19 menjadi tidak efisien,”ujar Hecrin Purba dalam keterangan pers di Jakarta.

Menurutya, pemerintah menerapkan sistem larangan sektor non esensial dan kritikal dan menjadi merugikan pihak butuh yang dimana mereka berkerja jika tidak bekerja tidak ada pembayaran.

“Di satu sisi pemerintah menerapkan sistem karantina serta secara tegas melarang sektor non esensial dan kritikal untuk beroperasi, namun di sisi lain masih banyak buruh di luar kedua sektor tersebut yang terpaksa masuk kerja dan terancam terpapar oleh covid-19. Larangan berusaha dari pemerintah yang tidak diikuti oleh penegakan hukum yang cukup membuat banyak perusahaan di luar kedua sektor tersebut tetap berusaha. Tidak adanya jaminan kelangsungan pekerjaan dan upah dari pemerintah juga menyebabkan buruh terpaksa masuk kerja dengan resiko terpapar covid-19 bagi dirinya dan keluarganya karena ancaman no work no pay dan PHK jauh lebih menakutkan dibandingkan hukuman bahkan covid-19,” tegas Hecrin.

Hecrin memastikan, bila penegakan hukum dalam penanganan Covid-19 yang tidak memihak para pekerja, maka buruh akan terus serukan ketidakadilan dan akan turun kejalan dengan melakukan aksi mogok nasional jelang HUT Kemerdekaan RI. [rihadin/sir]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.