oleh

Dirjen Veri Akui Kemendag Siap Tampung Aduan dan Tengahi Sengketa Konsumen

-Nasional-25 views

POSKOTA.CO –  Dirjen Perlindungan Konsumen  dan  Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, mengisyaratkan instansinya siap menampung pengaduan & menjembatani penyelesaian sengketa konsumen.

“Kemendag, sebagai bagian dari pemerintah, terus meningkatkan keberdayaan konsumen melalui kesadaran akan hak & kewajiban dengan menempatkan konsumen sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi,” ujar Dirjen Veri kepada media, Selasa (3/11/2020).

Kehadiran negara melalui Kemendag, bagi Veri Anggrijono, sangat dibutuhkan terkait perubahan pola belanja masyarakat yang semakin intens berbelanja daring, terutama di masa pandemi Covid-19. Seiring maraknya perdagangan melalui sistem elektronik itu, katanya, seringkali dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk merugikan konsumen. Menyusul konsumsi produk dan jasa rumah tangga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kesadaran terhadap hak dan kewajiban konsumen akan membantu konsumen membuat keputusan yang tepat dalam bertransaksi sehingga mengurangi potensi sengketa atau kerugian ketika berbelanja,” urai Dirjen Veri.

  HARI KONSUMEN NASIONAL 2020
Sementara Direktur Pemberdayaan Konsumen Ditjen PKTN Kemendag, Ivan Fithriyanto, menyatakan instansinya terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat serta pemerintah daerah yang peduli terhadap konsumen.

“Puncak acara Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020, Kamis (12/11/2020), Kemendag memberikan penghargaan Daerah Peduli Konsumen sebagai bentuk apresiasi terhadap Pemda di Indonesia yang peduli pemberdayaan konsumen,” ujar Direktur Ivan.

Dijelaskannya, rangkaian kegiatan Harkonas 2020 digelar 24 Oktober–12 November itu juga menggelar kompetisi virtual run atau lari dari tempat tinggal dengan mencatat kemajuannya pakai aplikasi ponsel pintar hingga pameran edukasi konsumen secara virtual. Juga media gathering virtual bertema Perlindungan Konsumen menuju Indonesia Maju.

Kemendag mencatat 299 pengaduan perdagangan melalui sistem elektronik pada 2020 dengan pokok masalah kebanyakan terkait phishing & penyalahgunaan akun melalui one-time password (otp) sebagaimana UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Sementara pada tahun 2019, Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Indonesia adalah 41,70 atau level “mampu”. Artinya, konsumen sudah mengenali hak-hak mereka namun belum terlalu aktif memperjuangkan hak-hak tersebut karena kurang memahami regulasi. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *