POSKOTA. CO – Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan dan menekankan walaupun pemimpin Kota Depok sebagai Kota Penyangga Ibukota negara berganti program smart city akan terus berlanjut untuk kepentingan masyarakat banyak.
“Saya tegaskan dan tekankan kepada seluruh elemen masyarakat maupun stokholder serta jajaran lainnya seluruh program Smart City yang telah dilaksanakan selama ini akan terus berjalan atau berlanjut walaupun seandainya pemimpin Kota Depok berganti,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono saat rapat koordinasi dengan seluruh jajaran terkait di Pemkot Depok, Rabu (8/12).
Semua program yang dilaksanakan khususnya Smart City yang menjadi program pembangunan Kota Depok sesuai realitas dan perencanaan tentunya akan terus dilakukan atau dilanjutkan dan sama sekali tidak berhenti di tengah jalan walaupun kepemimpinan Kota Depok nantinya akan berganti.
Menurut dia, konsistensi Pemkot Depok dalam melaksanakan dan enjalankan Quick Wins yang telah ditetapkan bahkan mulai dicek terlebih program gerakan Smart City 2021 menjadi salah satu program berkelanjutab dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI.
Untuk mempertegas dan memastikan program Smart City tetap berjalan maka Pemkot Depok ikut berperan serta turut memaparkan pencanangan sustainable Smart City secara berkelanjutan.
“Ini merupakan kedua kalinya Pemkot Depok mengikuti penilaian dan evaluasi Smart City yang telah dilakukan selama ini dengan menjelaskan dan membeberkan seluruh capaian serta perencanaan sesuai realitas yang ada, ” tuturnya.
Yang jelas perencanaan ini sustainable Smart City, jadi akan terus berkelanjutan. Tidak akan berhenti walau periode kepemimpinan sudah berganti, imbuhnya yang mengaku semua data, informasi maupun lainnya terkait program Smart City sudah disampaikan mulai dari Quick Wins Depok Kota Cerdas diantaranya Easy Tax yaitu peningkatan pendapatan daerah melalui kebijakan dan sistem Peraturan Daerah (Perda), Simpad, Tapping Box dan lain-lain. Kemudian, Picodep yaitu aplikasi pencatatan dan pelaporan data Covid-19.
Tidak itu saja, tambah Mohammad Idris, pihaknya juga memaparkan dan menjelaskan terkait Zero Waste City yaitu pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang melibatkan beberapa unsur termasuk inovasi lainnya adalah D’Co Mart, jaringan usaha koperasi. (anton)







Komentar