oleh

Video Paslon Bagi-Bagi Uang Rp 25 Ribu Menyebar terkait Pilkada Depok

DEPOK – Pelaksanaan hari pencoblosan tinggal dua hari untuk pemimpin Kota Depok yaitu 27 November 2024 namun tiga hari atau dua hari menjadi hari tenang ternyata tercoreng dengan adanya video maupun Facebook di Kota Depok terkait  informasi foto di media sosial yang disebar ke masyarakat Kota Depok terkait ‘Money Politik’ atau politik uang.

Sebagian besar di warganet  menyayangakan munculnya video dan foto kaitan ‘money politik’. Paslon nomor dua di Pilkada Depok tahun 2024 yang hanya menunjukan gambar uang recehan dua puluhan dan  lima ribuan satu.

“Saya berharap masyarakat Depok sudah memiliki pilihan terbaik yang dilihat dari kinerja Pemkor Depok selama ini jadi jelas penolakan terhadap politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian yang merusak tatanan demokrasi Kota Depok,” kata Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto terkaiat masalah Money Politik menjelang hari Pencoblosan tanggal 27 November 2024, Senin (25/11/).

Komitmen untuk Pilkada Kota Depok berjalan Damai adalah sebuah kegaiatan yang sudah berlangsung 2005 hingga sekarang. Jadi semua harus  ditinggalkan baik individu, kelompok, status sosial dan lainnya.

“Yang jelas pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik terlebih kaitan masalah politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian yang merusak tatanan demokrasi,” tegasnya yang berharap seluruh masyarakat menjunjung tinggi etika dan aturan yang berlaku jangan terpengaruh penyebaran video atau lainnya menjelang Pilkada Depok tahun 2024.

Menangapi beredarnya video kaitan Money Politik di Kota Depok belakangan ini, Ketua Pembina Keluarga Besar Bang Imam (KBBI) Depok, Agus Sutondo, menegaskan sangat tendensius dan nuduh seenaknya tanpa bukti kaitan Money Politik yang disebar di media sosial.

“Kami siap mendampingin Paslon Bang Imam dan dr. Ririn yang tidak akan melakukan kegiatan money politik.. Semua simpatisan, kader dan lainnya Paslon Bang Imam dan dr. Ririn tetap konsisten dan akan berjuang sesuai progam,” ujanranya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *