oleh

Saran ITW, Kemenhub Hentikan Operasional KRL se Jabodetabek

POSKOTA.CO – Indonesia Traffic Watch (ITW) menyarankan agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghentikan operasional KRL Jabodetabek tiga atau empat hari ke depan. Kemudian membuat kebijakan apakah tetap dihentikan atau hanya pembatasan, setelah melakukan evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan.

ITW menilai, menghentikan operasi KRL Jabodetabek selain memaksimalkan pelaksanaan PSBB, juga bermanfaat pada keselamatan jiwa masyarakat karena memutus rantai penyebaran dan penularan virus Corona.

Untuk itu, ITW mendesak agar keputusan Kemenhub tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan alasan untuk melayani aktivitas masyarakat yang dikecualikan selama PSBB, supaya ditinjau ulang. Dengan alasan demi keselamatan jiwa masyarakat luas dari ancaman teror virus Corona atau Covid-19.

Hendaknya, Kemenhub memutuskan dengan berdasarkan kepentingan yang lebih urgen yaitu memutus rantai penyebaran dan penularan virus Corona atau Covid-19. Dimana penyebaran dan penularan itu oleh manusia dengan manusia.

ilustrasi

Sehingga PSBB adalah upaya efektif untuk melakukan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19. Sementara salah satu transportasi massal warga di Jabodetabek yang daya angkutnya besar adalah KRL.

Sehingga potensi untuk menjadi arena penyebaran dan penularan Covid-19. Maka perlu kebijakan yang berorientasi demi kemanusiaan untuk menyelamatkan warga dari teror pandemi virus Corona, di antaranya menghentikan kegiatan yang potensi menjangkitkan penyebaran dan penularan.

ITW meminta agar dalam situasi seperti saat ini, Kemenhub menjauhkan pikiran dari kepentingan bisnis. Sedangkan alasan untuk melayani aktivitas masyarakat yang terkecuali PSBB,tidak sebanding dengan upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus Corona yang potensi mengancam masyarakat luas. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *