oleh

Sampah Kawasan Tanah Abang 15.000 M3 per Hari, Kasatpel: Nggak Masalah, Diangkut Dua Shift

POSKOTA.CO – Sampah berserakan di seputar kawasan Tanah Abang selama bulan puasa Ramadan 1442 Hijriah, disapu bersih pasukan oranye Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Tanah Abang, dalam per hari mencapai 15.000 meter kubik (m3).

Strategi pengangkutan sampah di kawasan Tanah Abang, icon pusat perbelanjaan hingga se-Asia Tenggara ini dimulai pagi hari dan malam hari selama bulan puasa Ramadan 1442 Hijriah.

Saat dikonfirmasi, Om Doel panggilan akrab Abdul Rahman, kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Tanah Abang mengaku, sampah-sampah yang berserakan di sekitar Pasar Tanah Abang ini meliputi, Blok G, A dan lain-lain, Pasar Palmerah, Benhil, Kambing, Gandaria, Pasar Karet Tengsin RW 07 dan Pasar Jati Petamburan.

“Nggak masalah, kita atur strateginya, dibagi dua shift pengangkutan yaitu pagi hari dan malam hari. Masing-masing pasar dikerahkan satu typer besar dan satu alat berat sofel dengan tiga personel terdiri dari sopir, operator dan kru. Pembersihan sampah untuk pagi hari startnya pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB,” ungkap Om Doel, Selasa (27/4/2021).

Sedangkan, untuk pengangkutan malam hari, kata Om Doel, pasukan oranye juga menyisir pembersihan sampah di kawasan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM), Pasar Tasik Batik dan Pasar Tanah Abang, nah kalau kegiatan pelayanan malam hari mulainya pukul 18.30 WIB hingga 21.30 WIB.

“Ada 10 pasukan oranye terdiri dari regu comot dengan armanda satu truk compector yang diterjunkan untuk sapu bersih sampah pada malam hari di kawasan Stasiun Tanah Abang, Dukuh Pinggir dan Jalan KH Mas Mansyur,” kata Om Doel.

Dia menerangkan, untuk hambatan dalam pengangkutan sampah, pihaknya kesulitan karena armada truk tidak bisa masuk karena para Pedagang Kaki Lima (PKL) masih berjualan. Meski begitu, untuk mempercepat pengangkutan pasukan oranye menempatkan tong sampah Dustbin buatan Jerman.

“Hari ke-15 bulan Ramadan, volume sampah per hari mencapai sebanyak 15.000 meter kubik. Kalau sebelum puasa, volume sampah perhari 20.000 meter kubik. Seluruh sampah di kawasan Tanah Abang kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat,” terang Om Doel akhir April 2021 ini tepatnya tanggal 30 April pensiun atau purna bakti. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *