oleh

Saluran PHB Katedral Dikuras Pasukan Biru, Kasatpel: Kendalanya Akar Pohon

POSKOTA.CO – Menindaklanjuti permohonan Camat Sawah Besar (Saber), Prasetyo Kurniawan ketika Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat kota Jakarta Pusat.

Pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Sawah Besar nyemplung ke dalam saluran Penghubung (PHB) Katedral, Jalan Lapangan Banteng Timur, Pasar Baru, Sawah Besar, lantaran saluran PHB ini sudah lama tidak dikuras.

Camat Sawah Besar, Prasetyo Kurniawan saat dihubungi membenarkan, pengurasan lumpur itu diusulkan saat Rapim tingkat kota Jakarta Pusat. “Saluran PHB Katedral sudah lama tidak pernah dikuras, makanya saya diusulkan supaya aliran airnya menjadi lancar mengalir,” singkatnya melalui ponsel, Senin (8/3/2021).

Tampak dalam gambar, Pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Sawah Besar sedang menguras lumpur saluran PHB Katedral, Jalan Lapangan Banteng Timur, Pasar Baru, Sawah Besar,Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Sawah Besar, Nanang Gusnadi saat dihubungi mengaku, pengurasan lumpur di saluran PHB Katedral, yang persisnya berada di jalan protokol menindaklanjuti permohonan usulan Camat Sawah Besar, Prasetyo Kurniawan ketika Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat kota Jakarta Pusat.

“Pengurasan lumpur di saluran PHB tersebut meliputi panjang saluran 200 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 1,5 meter dengan sendimen lumpur 40 cm,” kata Nanang Gusnadi.

Ditambahkan, Nanang, awal pengurasan saluran itu dikerjakan pada 9 Februari 2021 kemarin. Ada 15 pasukan biru SDA Kecamatan Sawah Besar yang dikerahkan di lokasi pengurasan. Prediksi pengurasan tanggal 9 Maret 2021 besok tuntas,” kata Nanang Gusnadi.

Soal kendala pengurasan di saluran PHB tersebut ditemukan banyaknya akar pohon di dalam saluran. “Seluruh lumpur bekas hasil pengurasan di saluran PHB yang Katedral yang mengalir ke Kali Ciliwung dimasukan ke dalam karung lalu di buang ke PLTU Ancol Jakarta Utara,” jelas Nanang. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *