oleh

Ratusan Kaum Duafa, Anak Yatim, Guru Ngaji dan Marbot Dapat Sumbangan

POSKOTA.CO -Sebanyak 750 orang terdiri dari yatim (150), dhuafa (150), TPA/TKA (100), guru ngaji (100) dan marbot (100) mendapat santunan. Pemberian santunan merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta bersama Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta dalam rangkaian kegiatan peringatan 10 muharram atau lebaran anak yatim.

Wali Kota, Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman dalam peringatan 10 muharram atau lebaran anak yatim kita beri santunan. Menurutnya, santunan ini berupa uang tunai dan voucher belanja.

“Muharram adalah bulan yang diperingati kaum muslim dunia yang dikenal dengan lebaran anak yatim. Tahun ini, tetap menyelenggarakan kegiatan namun dengan kemasan yang berbeda dimana anak-anak yatim/piatu ini diberikan wadah untuk meningkatkan kreativitas melalui Jakarta Muharram Virtual Festival 2020,” terang Sigit Wijatmoko, Jumat (18/9/2020).

Menurutnta, meskipun ditengah pandemi COVID-19 namun lahir pembaruan dan inovasi yang menguatkan secara sosial dan perekonomian. “Semangat kolaborasi akan meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan kesetiakawanan sosial. Kemudian juga mampu menggerakan potensi untuk saling menguatkan menghadapi situasi pandemi COVID-19,” ujarnya.

Sigit juga mengapresiasi anak-anak yatim/piatu yang ikut serta dalam kegiatan Jakarta Muharram Virtual Festival 2020 yang dilaksanakan sejak 20 Agustus hingga 18 September 2020. Sejumlah perlombaan seperti menyanyikan cover lagu kemerdekaan, membuat desain poster dan kreativitas daur ulang mengisi Jakarta Muharram Virtual Festival 2020.

“Jangan pernah puas dengan apa yang telah dicapai saat ini namun kembangkan terus kreativitas agar menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

Sementara itu Intan, 10 tahun mengaku bahagia mendapatkan perhatian dari pemerintah. Dengan bantuan ini dirinya sangat terbantu.

“Saya ucapkan terima kasih sudah diberikan bantuan senilai Rp 1 Juta termasuk voucher belanja di warung terdekat Rp 300 ribu. Semoga kedepannya pemerintah dan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta bisa lebih membantu banyak orang,” ujar pelajar kelas 9 warga di RW 08 Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. (wandhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *