oleh

Program Sudin Nakertransgi, 80 Warga Jakut Ikuti Pelatihan Mengemudi Hingga Dapat SIM A Gratis

JAKARTA – Bertujuan mengentaskan pengangguran di wilayah, Suku Dinas Tenagakerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi)  Jakarta Utara menggelar pelatihan mengemudi. Kegiatan itu berlangsung di ruang Aula Kantor Sudin Jl. Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara

Dalam kegiatan ini selain mendapat pelatihan mengemudi, warga peserta juga diberikan SIM A dan sertifikat mengemudi angkatan pertama bekerjasama dengan CV Ar’rahman Sukses Mandiri (ASRI) selaku instruktur pelatihan. 

“Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan ilmu dalam mengemudi mobil roda empat. Kami hadirkan mitra yang benar-benar berpengalaman dan profesional, agar peserta mendapatkan pengetahuan mengemudi yang kelak bisa diandalkan untuk menunjang usaha maupun bekerja,” ujar Noviar Dinaryanti, Kasudin Nakertransgi Jakarta Utara, Rabu (6/7)

Menurutnya, pelatihan mengemudi dengan SIM A dan pemberian sertifikat didapat gratis untuk peserta yang dibiayai oleh APBD Pemprov DKI Jakarta, melalui program Sudin Nakertransgi. Kegiatan ini tujuannya untuk memberdayakan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja dan menciptakan tenaga kerja profesional, bermutu, dan disiplin lalulintas.

Sementara itu, Pengurus Dewan Kota Jakarta Utara, Iwan Setiawan dan Apriyanto meyambut baik program tersebut. Diharapkan kegiatan ini ke depan dapat terus berjalan lancar.

“Kepada seluruh peserta diharap ikuti semua tahapan latihan mengemudi. Santai saja peserta rilek namun fokus pada teori dan praktek mengemudi,” kata Iwan, pada peserta pelatihan mengemudi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Apriyanto, pengurus Dewan Kota Jakarta Utara, lainya. Dia memberikan apresiasi kepada Sudin Nakertrans karena memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengemudi. “Terima kasih pada Sudin Nakertrans, karena sudah memberdayakan masyarakat Jakarta Utara. Program ini hadir di tengah masa sulit ekonomi masyarakat ternyata pemerintah punya kebijakan yang bermanfaat untuk warganya,”  ujar Apriyanto.

Pelatihan mengemudi angkatan kedua diikuti 80 orang, termasuk 25 orang di antaranya wanita yang berasal dari warga enam kecamatan di Jakarta Utara. Peserta dilatih selama 12 hari kerja mulai 4 agustus – 19 Agustus 2025. Pelatihan meliputi tahapan materi selama 1 hari dan sisanya adalah praktek lapangan mengemudi dan nantinya ikut ujian untuk memperoleh SIM A. (Wandhy/jo) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *