oleh

Posko Pengungsi Korban Banjir di Ciracas Ditambah

POSKOTA.CO – Antisipasi menumpuknya warga yang menjadi korban banjir, Kecamatan Ciracas menambah posko pengungsian. Upaya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di tempat penampungan yang dikhawatirkan malah menimbulkan klaster baru.

Camat Ciracas, Mamad mengatakan, penambahan posko pengungsian tak hanya dilakukan di wilayah rawan banjir, tapi di lima Kelurahan yang ada. Nantinya, di setiap kelurahan akan disiapkan tiga sampai lima tempat pengungsian. “Lokasinya ada di masjid, mushola, gedung sekolah, pos RW, rumah warga, dan aula kantor kelurahan,” katanya, Selasa (13/10/2020).

Menurut Mamad, penambahan posko pengungsian itu sebagai antisipasi menjelang musim hujan yang diperkirakan melanda Jakarta akhir bulan Oktober 2020. Selain itu, untuk mencegah penularan Covid-19 karena sejumlah RW-nya sempat tercatat jadi zona merah.

“Nanti di setiap posko hanya diisi antara 15 sampai 30 jiwa. Jadi warga yang mengungsi dibagi ke beberapa titik, agar tidak terjadi kerumunan,” ujarnya.

Mamad mengatakan, pihaknya juga terus melakukan upaya pencegahan banjir akibat luapan Kali Cipinang. Mulai dari pembuatan sumur resapan di lokasi yang rawan genangan, dan membersihkan saluran air dari sumbatan lumpur dan sampah. “Anggota SDA dan PPSU terus bergerak untuk mengantisipasi genangan dengan membersihkan saluran-saluran air,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sabtu (10/10/2020), Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mencatat sejumlah lokasi di Kecamatan Ciracas terdampak banjir.

Genangan antara lain terjadi di Jalan Manunggal I, Jalan Masjid At Taufiq, dan Jalan Kaja, Kelurahan Kelapa Dua Wetan. Selanjutnya di Gang Rukem, di Jalan Tanjung, Jalan Dewa, dan Jalan Haji Saibun.(leh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *