oleh

Polsek Cengkareng Apresiasi Petugas Pemulasaraan Jenazah

POSKOTA.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat melalui personel Bhabinkamtibmas memberikan bantuan sembako sebanyak 150 paket sembako kepada petugas pemulasaraan jenazah (petugas yang memandikan mayat) yang berada di Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (15/4/2020).

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri mengatakan, hal ini dilakukan sebagai kepedulian Polri kepada petugas pemulasaraan jenazah yang telah mengabdikan dirinya di tengah-tengah masyarakat, di mana saat ini masyarakat pada umumnya sedang dihantui rasa ketakutan akan adanya pandemi Covid-19, tak terkecuali petugas pemulasaraan jenazah itu sendiri, sehingga banyak petugas pemulasaraan jenazah yang enggan memandikan jenazah saat ini.

“Polri mengkhawatirkan hal ini terus berlangsung, dengan sigap jajaran Polsek Cengkareng menginisiasi dengan memberikan bantuan sembako dan pencerahan terhadap petugas pemulasaraan jenazah untuk membangkitkan semangat dalam menjalani profesi yang digelutinya selama ini,” ujar Kompol H Khoiri, dalam siaran pers Polres Metro Jakbar.

Khoiri juga mengucapkan terima kasih kepada petugas pemulasaraan jenazah yang tetap mengabdikan diri merawat jenazah mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah masyarakat setempat yang meninggal dunia.

“Bahwa agar dipahami jika ada orang yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, maka jenazahnya akan ditangani dan dimakamkan secara khusus oleh petugas yang berwenang sesuai protokol medis,” jelas Khoiri.

Sesuai Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengurusan Jenazah yang terinfeksi Covid-19, bahwa jenazah yang terpapar Covid-19 maka proses penguburannya dilakukan oleh petugas yang berwenang namun tetap mendapatkan haknya untuk dimandikan, dikafani, disalati, dan dikubur sesuai ajaran Islam.

“Diimbau kepada petugas pemulasaraan jenazah yang berada di tengah-tengah masyarakat tidak perlu khawatir untuk menjalankan profesinya tersebut, dan diingatkan pula kepada masyarakat agar tidak melakukan penolakan penguburan terhadap jenazah yang terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Masih dikatakan Khoiri, bahwa agar diketahui bahwa jika ada jenazah yang terpapar Covid-19 setelah dikubur maka virusnya akan mati dengan sendirinya.

“Dalam menghadapi pandemi Covid-19, diingatkan kepada masyarakat agar melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannya, dan selalu jaga jarak atau physical distancing, serta senantiasa tetap diam di rumah,” katanya.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberi semangat kepada petugas pemulasaraan jenazah sekaligus menjalin kemitraan Polsek Cengkareng dengan masyarakat, sesuai arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru. (*/rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *