oleh

Polres Bogor Buka Gerai Vaksinasi Setiap Hari

POSKOTA.CO – Fasilitasi masyarakat yang akan vaksin, Polres Bogor buka gerai vaksinasi setiap hari. Program Polres Bogor ini sebagi upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi Covid19, sekaligus memenuhi harapan pemerintah akan terlayaninya seluruh masyarakat dalam hal vaksinasi.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, Polres Bogor dan polsek jajaran terus menggelar gerai vaksinasi dosis pertama, kedua dan booster setiap hari. Bagi masyarakat yang ingin vaksinsi, langsung ke Klinik Pratama Polres Bogor dan polsek jajaran. “Kami layani masyarakat dari berbagai kalangan mulai anak-anak, orang dewasa, hingga lansia di hari Senin sampai Sabtu di pukul 08.30 WIB hingga 21.00 WIB. Petugas kami siaga,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Selasa (5/4/2022), dalam keterangannya.

Menurut Kapolres, fasilitas vaksinasi Polres Bogor dan polsek jajaran dengan siaga setiap hari mulai Senin hingga Sabtu yang dimulai pagi hari sampai malam hari ini dapat mempermudah masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi di bulan suci Ramadan. Terlebih saat ini pemerintah telah melonggarkan aturan perjalanan luar negeri maupun dalam negeri termasuk perjalanan mudik lebaran 2022/1443 H, yang salah satu saratnya ialah harus telah menjalani vaksin booster.

Bagi masyarakat yang sudah menjalani vaksin booster ini tidak diwajibkan untuk melakukan test baik PCR maupun antigen. Sedangkan bagi masyarakat yang baru menerima vaksin dosis kedua tetap diwajibkan untuk menjalani tes antigen dengan sampel diambil maksimal 1×24 jam dan atau PCR 3×24 jam

Selain itu bagi masyarakat yang baru menerima dosis pertama tetap disyaratkan PCR dalam kurun 3×24 jam serta dilakukan penyesuaian syarat kepada yang memiliki kondisi kesehatan (penyakit komorbid) yang tidak dapat divaksin, maka wajib tes PCR 3×24 jam ditambah surat keterangan dokter dari rumah sakit (RS) pemerintah. “Untuk anak usia kurang dari enam tahun tidak diberlakukan testing, namun wajib adanya pendamping perjalanan dan tidak wajib menunjukkan hasil test rapid antigen maupun PCR,” tegas AKBP Iman. (*/yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.