POSKOTA.CO – Dalam upaya memudahkan masyarakat pedagang dan pembeli Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Pemprov DKI Jakarta membangun klinik di lokasi pasar tersebut. Pembangunan itu diwujudkan oleh BUMD yakni PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) berkolaborasi dengan Yayasan Darussyifa.
Klinik yang mengutamakan penanganan kecelakaan kerja diresmikan Direktur Keuangan dan Umum PT FSTJ, Budi Santoso bersama Kepala PIBC, Herry Awal Fajar. Klinik yang letaknya sekitar 30 meter dari pintu masuk pasar ini siap melayani pasien dari Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00-17.00. Untuk Sabtu, pelayanan dimulai pukul 12.00-17.00.
Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo mengatakan para pasien yang ingin memanfaatkan layanan di klinik ini bisa menggunakan BPJS. Klinik ini memiliki SDM terdiri dari dua orang dokter, satu perawat, satu apoteker dan satu asisten apoteker. “Tujuan disediakannya klinik ini untuk memudahkan warga sekitar PIBC memperoleh layanan kesehatan. Banyak pekerja, terutama bidang bongkar muat, mengalami kecelakaan,” ujar Pamrihadi di PBIC Jl Pisangan, Jakarta Timur, Senin (22/8).
Hal senada disampaikan Budi Santoso bahwa klinik ini siap melayani semua stakeholder PIBC mulai dari pekerja bongkar muat, pemilik toko, karyawan, pengunjung, maupun warga sekitar. Selain itu, Klinik PIBC juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti masjid, kantin, pemadam kebakaran, laboratorium beras dan shelter untuk buruh.
Kepala Yayasan Darussyifa, Ali Zainal Abidin Shahab menambahkan pendirian klinik ini bertujuan untuk melayani pertolongan pertama kecelakaan kerja, di samping kesehatan umumnya. “Meskipun untuk sementara ini hanya dibuka pada jam kerja, namun jika dibutuhkan, kita akan buka 24 jam,” tegasnya.
Ali menilai, selama ini, para pekerja bongkar muat beras yang mengalami kecelakaan kerja acapkali mendatangani sebuah klinik yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi. Misalnya ke Klinik Pratama Cipinang yang juga berada di bawah naungan Yayasan Darussyifa. “Selain pertolongan pertama, kami juga akan memberikan penyuluhan untuk menghindari kecelakaan kerja ini kepada para pekerja,” tandas Ali.
Bersamaan dengan acara peresmian klinik juga digelar pemberian santunan kepada 100 anak yatim dari warga terdekat dan Yayasan Yatim Piatu Rawamangun. Inisiatif untuk melaksanakan acara pemberian santunan kepada anak yatim tersebut dilakukan Yayasan Darussyifa. (eli/fs)







Komentar