oleh

Pelanggar Masker di Senen Terjaring, ‘Lebih Baik Nyapu Karena lagi Tongpes’  

POSKOTA.CO – Ratusan pelanggar masker kembali terjaring petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen saat menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask) pada, Rabu (19/5/2021).

Ratusan pelanggar masker yang terjaring petugas Opstibmask  karena tidak memakai masker dan ada juga pelanggar memakai masker asal-asalan di enam lokasi diantaranya, 12 pelanggar di Jalan Kramat Kwitang. 11 pelanggar di Jalan Salemba raya (Pasar Paseban/Plaza Kenari Mas) Paseban. 10 pelanggar di Jalan Kembang Sepatu (Pasar Gaplok), Kramat. 24 pelanggar Jalan Kepu Selatan depan Pospol Pasar Nangka Bungur dan 37 pelanggar Jalan Stasiun Pasar Senen. 26 pelanggar di Jalan Bungur Besar Raya (Tikungan Pasar Poncol ) Bungur.

“Lupa dipakai maskernya pak Satpol,. Nggak apa-apa disanksi nyapu sampah deh” ujar salah satu pelanggar ngeles ketika terjaring Opstibmask.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Senen E. Sunaryo didampingi Pengendali Satpol PP, Antomi mengatakan, para pelanggar yang terjaring ini alasannya selalu mengada-ada saja.

“Kalau nggak lupa masker ketinggalan di rumah. Ada juga pelanggar yang memakai masker tapi tidak sempurna seperti dibawah dagu. Padahal memakai masker untuk mengantisipasi volusi udara dan virus,” ungkap Sunaryo sambil ngelus dada.

Lanjut Sunaryo menambahkan, dari total 121 pelanggar masker. Ada satu pelanggar yang terjaring di Jalan Stasiun Pasar Senen memilih membayar denda administrasi yang dibayarkan langsung melalui Bank DKI sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah). Sedangkan 120 pelanggar lainnya memilih di sanksi hukuman kerja sosial.

“Ada 120 pelanggar masker yang disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) mengenakan rompi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara bergantian. Alasannya memilih sanksi kerja sosial nyapu sampah karena lagi pada tongpes,” pungkasnya. (van/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *