oleh

Gubernur Anies Diminta Tinjau SE Penundaan Peremajaan RT/RW

POSKOTA.CO-Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan diminta untuk menganulir atau meninjau kembali keputusan Surat Edaran (SE) Nomor: 51/SE/2020 tentang Penundaan Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se DKI Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu, Senin (6/9/2021).

Menurut dia, SE yang diterbitkan dan ditandatangani Sekda DKI, H. Saefullah pada tanggal 20 Juli 2020 lalu tersebut meminta agar para lurah menunda pelaksanaan pemilihan ketua RT dan ketua RW yang masa baktinya berakhir di tengah wabah Covid-19.

“Pak Gubernur Anies, semestinya dapat menganulir atau meninjau kembali SE yang diterbitkan Sekda sebelumnya karena sudah tiga semester alias kadaluarsa,” ungkap Victor kepada POSKOTA.CO, Senin (6/9/2021).

Terlebih, saat ini kata Victor sudah ada Sekda DKI Jakarta yang baru yaitu Marullah Matali. “Waktu itu penundaan peremajaan RT/RW se-DKI Jakarta  karena adanya pandemi Covid-19. Saat ini pandemi mulai menurun. Pemerinta Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semestinya tidak perlu lagi menunda pemilihan RT dan RW di DKI Jakarta,” jelas Victor.

Dengan begitu, nantinya  seluruh program pemerintah dapat berjalan sesuai harapan Pemprov DKI Jakarta antara lain, Bank Sampah dilingkup RW maupun budidaya Maggot dan lain-lain. “Sebenarnya pemilihan RT/RW secara demokrasi ini sangat diinginkan warga masyarakat terutama wajah baru yang bermunculan sebagai bakal calon,” paparnya. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *