JAKARTA – Mewarnai bulan Ramadan 1446 Hijriyah (H), Festival Lomba Beduk kembali diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus).
Festival Lomba Beduk kali ini di gelar selama dua hari mulai, Kamis – Jumat (6-7) Maret tahun 2025 dibuka Wali Kota Jakpus, Arifin yang ditandai dengan memukul beduk diikuti peserta dari masing-masing kecamatan se – Jakpus di halaman kompleks kantor Pemkot setempat, Jalan Tanah Abang I, Gambir pada, Kamis (6/3/2025) siang.
Arifin mengatakan festival lomba beduk bukan hanya sekedar acara hiburan, tapi merupakan momentum penting mengingat kebesaran Allah SWT, dalam memperkuat kebersamaan, persatuan dan ukuwah islamiyah.
“Festival beduk dikenal sebuah pertanda untuk umat beragama Islam, ketika beduk dipukul terdengar suara adzan. Selain itu, untuk mengumpulkan orang ketika di jaman kerajaan dan beduk juga mewakili alat komunikasi,” jelasnya.
“Dan baru saja kita juga telah menyaksikan bersama kebolehan atraksi dalam memukul beduk, keserasian dari tabuhan beduk yang indah diserasikan dengan gaya sehingga festival beduk jadi menarik,” imbuhnya.
Sementara itu, bersamaan dengan kegiatan festival lomba beduk. Dari delapan kecamatan se Jakpus hanya Kecamatan Senen yang mengadakan festival lomba beduk diikuti dari enam kelurahan masing-masing peserta 7 orang. Untuk pemenangnya diantaranya, juara 1 Kramat, Juara 2 Kwitang dan Juara 3 Paseban. Selanjutnya, para pemenang akan mengikuti lomba pada tingkat kota Jakpus.
Tokoh Masyarakat Jakpus Budi mengapresiasi kegiatan festival lomba beduk ini dalam mengisi kegiatan safari Ramadan,
Meski begitu, tokoh ini mempertanyakan, kenapa hanya Kecamatan Senen yang mengadakan festival lomba beduk saja, sedangkan kecamatan lainnya tidak ada kegiatan lomba beduk.
“Harus dipertanyakan kenapa hanya Kecamatan Senen saja yang mengadakan kegiatan festival lomba beduk, dan kecamatan lain tidak ada kegiatan lomba beduk,” tegasnya. (van)







Komentar