oleh

Camat Cilincing Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi Atasi Banjir

POSKOTA.CO – Dunia usaha untuk diajak untuk turut berkolaborasi dalam percepatan penanggulangan banjir di musim hujan. Sasaran dalam kolaborasi pada perbaikan saluran makro dan pengerjaan dua waduk yakni Waduk Belibis dan Waduk Rawa Malang.

Ajakan ini disampaikan oleh Camat Cilincing Muhammad Andri saat bertatap muka dengan para pelaku usaha. Kolaborasi ini berlatar belakang pada dampak banjir yang mempengaruhi perekonomian dunia usaha.

“Pemompaan genangan dari dalam perusahaan ke saluran makro justru berdampak pada terjadinya banjir di lingkungan sekitarnya karena sistem drainase tidak dapat menampung debit air. Makanya kita ajak dunia usaha atau perusahaan berkolaborasi dalam percepatan penanggulangan banjir ini,” kata Andri, Senin (16/11/2020).

Camat Cilincing Muhammad Andri.

Menurutnya, kolaborasi dunia usaha dalam percepatan penanganan banjir ini diarahkan pada perbaikan saluran makro dan pembangunan dua waduk. Maka dari itu juga saling berkolaborasi semisal dengan meminjamkan alat berat maupun penyediaan bahan bakar minyak (BBM) agar perbaikan saluran makro dan pembangunan dua waduk cepat terwujud dalam waktu dekat.

“Harapan dengan kolaborasi antara pemerintah dan swasta percepatan penanganan banjir musim hujan ini bisa kita wujudkan. Kalau pemerintah sendiri butuh waktu karena sarana dan prasarana terbatas, makanya kita mengajak swasta agar perbaikan sistem drainase ini segera terwujud,” jelasnya.

Sementara Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kecamatan Cilincing Tjahyono Budi Setiawan menambahkan, pengerjaan Waduk Belibis baru mencapai 1,5 hektare dari 3,8 hektare lahan yang tersedia. Sedangkan Waduk Rawa Malang baru mencapai 1,4 hektare dari 7,8 hektare lahan yang tersedia.

Kasatpel Sudin SDA Kecamatan Cilincing Tjahyono Budi Setiawan.

“Keberadaan Waduk Belibis ini nanti dapat menjadi lokasi tampungan sementara aliran air dari Kali Gubuk Genteng yang merupakan lanjutan dari Kali Cakung Lama. Sedangkan Waduk Rawa Malang dapat menampung aliran air dari Kali Rawa Malang, Kali Gendong, dan PHB Nusa Kirana untuk nantinya di alirkan ke muara Laut Utara,” ujarnya.

“Maka dari itu dengan adanya kolaborasi dunia usaha apabila meminjamkan alat berat dan BBM dapat mempercepat pengerjaan dua waduk ini. Yang saat ini hanya ada dua alat berat, apabila alat berat bertambah maka bisa semakin mempercepat pengerjaan waduk,” pungkas Tjahyono. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *