JAKARTA – Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung menjadi mengajak warga untuk memaknai kebangkitan nasional sebagai ikhtiar yang terus hidup untuk menuntut keberanian menjawab tantangan. Ia mengajak seluruh stakeholder untuk terus menjaga semangat kebangkitan dan bekerja bersama mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab.
Hal itu ditegaskan Gubernur Pramono saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman Balaikota Jakarta di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (20/5). Pidato Menkomdigi Meutia Havidz bertema ‘Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan’.
Pramono menyoroti pentingnya semangat kebangkitan dalam menghadapi tantangan zaman. Termasuk disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman kedaulatan digital. “Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, yang menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini,” ujar Pramono saat menjadi Inspektur upacara.
Dalam arus globalisasi yang semakin kuat, Pramono bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. “Selain itu, di tengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi trusted partner yang bebas dalam menentukan kepentingan nasional dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak,” ucapnya di hadapan ratusan ASN Pemprov Jakarta.
“Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia yang dihormati di berbagai forum internasional,” lanjutnya. Kehadiran Indonesia di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan.
Pramono menegaskan, Pemprov Jakarta telah memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakatnya. Layanan gratis ini telah tersedia di 44 kecamatan. Selain itu, Pemprov Jakarta juga membantu masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan. “Sehingga persoalan kesehatan yang tadi menjadi semangat utama dalam pidato Menteri Komdigi telah dilaksanakan PemprovJakarta, ” kata Pramono.
Di tengah peringatan Harkitnas, Pramono pun mengajak seluruh jajaran Pemprov Jakarta dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangkitan dan bekerja bersama mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab. “Mari kita jaga semangat untuk terus bangkit,” tandas Pramono. (jo)







Komentar