oleh

ABG Naik Motor Nggak Pakai Masker saat Terjaring Petugas Opstibmask Malah Cengengesan

POSKOTA.CO – Pengendara bermotor tidak memakai masker saat melintasi perempatan, Jalan Kepu Selatan Bungur mencoba untuk kabur ketika di stop petugas Pegawai Penyidik Sipil Negara (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen di lokasi Operasi Tertib Masker (Opstibmask), Kamis (11/2/2021).

“Ayo mau coba kabur yah. Kenapa kamu tidak memakai masker,” tanya petugas Opstibmask di lokasi.

Pengendara bermotor ini yang diketahui Anak Baru Gede (ABG) malah cengengesan ketika ditanya petugas. “ketinggalan di rumah pak Satpol karena buru-buru mau ke pasar anter harim alias pacar,” ujarnya ngeles.

Meski begitu, petugas tetap tidak menghiraukan alasan ABG ini. Kemudian digiring dan disanksi sosial di tempat dengan hukuman ngosek sampah di jalanan.

Sementara itu, pengendara roda dua tidak memakai masker di kawasan, Jalan Stasiun Senen ketika diberhentikan petugas Opstibmask, malah tancap gas dan hampir menabrak petugas. “Loh.. Loh… kok di gas terus motor nya berhenti dulu pak,” ucap salah satu petugas.

“Iya maaf Pak Satpol. Saya kaget jadi nya tancap gas,” ujarnya. Kemudian, pelanggar ini langsung digiring untuk didata lalu disanksi serupa yaitu ngosek sampah di jalanan.

Kasatpol PP Kecamatan Senen, E Sunaryo menerangkan, kegiatan Opstibmask di wilayah Kecamatan Senen, Kamis (11/2/2021) di gelar di enam lokasi antara lain, 12 pelanggar di pemukiman RW 04 Kramat, 6 pelanggar Jalan Kramat Kwitang 1 Kwitang. 7 pelanggar Jalan Salemba Raya (Pasar Paseban) Paseban. Selanjutnya, 16 pelanggar Jalan Stasiun Pasar Senen. 38 pelanggar Jalan Kepu Selatan Pasar Nangka Bungur dan 30 pelanggar Jalan Kramat Sentiong Kramat.

“Kegiatan Opstibmask di mulai pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 18.00 Wib malam ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor: 3 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor: 19 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid 19,” ungkap Sunaryo.

Lanjut Sunaryoenambahkan, dari enam lokasi Opstibmask petugas berhasil menjaring 109 pelanggar tidak memakai masker dan memakai masker tidak sempurna seperti di bawah mulut dan dagu. “Seluruh pelanggar disanksi hukuman kerja sosial di tempat membersihkan sampah di jalanan selama 60 menit secara bergantian mengenakan rompi pelanggar PSBB.

“Alasan ratusan pelanggar ini saat terjaring alasannya aya-aya wae, masker lupa dan ketinggalan,” ucapnya sambil tepok jidat. (van)

 23 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *