oleh

Pemimpin Simbol dan Sumber Energi?

POSKOTA.CO – Pemimpin simbol dari kekuatan sekaligus kelemahan. Pemimpin itu memberi warna, cerah kusam hingga gelap nampak sebagai refleksi kinerjanya. Pemimpin mewakili dari banyak orang dan mengemban amanah atas kekuasaan dan kekuatan untuk mengelola dan memberdayakan sumber daya yang ada.

Pemimpin sang pemimpi. Pemimpin yg tdk memiliki mimpi bukan pemimpin. Mimpi dalam konteks ini bukanlah halayanatau bualan pepesan kosong melainkan memiliki pemikiran yg visioner. Agar mampu memperbaiki kesalahan di masa lalu, menjaga marwah dan nilai 2 luhur yg telah dirintis para pendahulunya.

Mampu dan siap di era kekinian dan mampu menyiapkan masa depan yg lebih baik. Pemimpin dg kepemimpinanya merupakan legacy. Pemimpin memiliki gaya kepemimpinan dari otoriter hingga demokratis yg gaya gaya tsb dpt diterapkan sesuai dengan konteksnya.

Pemimpin ini bagai dirigen yg memainkan orkestra dg harmoni menyanyikan lagu lagu indah. Pemimpin merupakan kekuatan untuk menggerakkan dan memainkan kinerja sesuai standar standar yg dibuatnya untuk dapat mencapai tujuan.

Pemimpin sbg simbol dan sumber energi. Pemimpin yg tdk mampu mjd simbol dan sumber energi sebenarnya bukan pemimpin melainkan orang2 yg karena orang lain diperintah memimpin. Kemampuan mjd simbol dan sumber energi akan muncul dari mimpinya agar dapat menjadi kenyataan.

Pemimpin mjd simbol energi, keberadaannya mampu mjd kekuatan baru penyegaran dan harapan. Pemimpin sumber energi kekuatan dan kekuasaannya mampu menghasilkan kinerja yg berguna bagi terwujud dan terpeliharanya kehidupan serta meningkatnya kualitas hidup banyak orang.

Pemimpin yg mampu menjadi simbol dan sumber energi ini akan mampu membawa apa saja yg dipimpinnya mendapatkan kepercayaan banyak orang. Dan mengangkat harkat dan martabat scr lingkup kecil terbatas hingga lingkup yg luas bahkan mengglobal.

Kekuatan seorang pemimpin pada energi yg dihasilkan. Bahkan energi baru dan terbarukan. Pemimpin simbol wakil banyak orang yg kuga mewakili Tuhan. Kita dapat belajar dari gelar Sultan Agung hanyokro kusumo senopati ing ngalogo sayidin panoto gomo khalifatuloh.

Secara bebas dapat dimaknai sbb : Raja sang pemimpin besar, kusuma bangsa panglima perang pemimpin agama dan utusan Tuhan. Bisa dibayangkan kalau pemimpin tidak memiliki mimpi dan tidak mjd simbol dan sumber energi.

Maka kekuatan dan kekuasaan pemimpin menjadi sangat penting dan mendasar untuk memiliki ketahanan, daya tangkal bahkan daya saing. Karena dalam hubungan apapun senantiasa ada hubungan kekuatan.(CDL) Jkt 16 April 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *