POSKOTA.CO – Coronavirus Disease 2019 (Covid -19) merupakan suatu misteri yang tidak akan mendapat jawaban yang pasti apa sesungguhnya yang menjadi penyebab utamanya.Satu prinsip yang dipegang oleh Pdt Muljadi Sulaeman dalam hidup ini, apapun yang terjadi dalam hidup ini Janganlah pernah menyalahkan Tuhan.
Yakobus 1 :13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata : “ Pencobaan ini datang dari Allah “. Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yg jahat dan IA sendiri tidak mencobai siapapun.
“Dalam keadaan pandemic Covid 19 yang telah mengguncang dunia ini pun Jangan pernah kita bertanya . Kenapa ini terjadi Tuhan ? Kenapa Tuhan menghukum kami ? Kenapa Tuhan membiarkan Hamba- Hamba Mu yang setia tertular dan banyak yang meninggal ? Kenapa dan Kenapa ? Tegas Gembala Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (GSPDI) Bellezza Permata Hijau Jakarta Selatan menjelaskan kepada Pos Kota Sabtu (4/4/2020).
Menyikapi virus Covid 19bsemua manusia didunia ini termasuk Indonesia mengikuti aturan yg ditetapkan pemerintah untuk tidak keluar rumah, berkumpul dan bergereja dan lainnya. Kata Muljadi, seharusnya Umat Kristen Taat kepada Kebijaksanaan Pemerintah.
Sesuai dengan yang tertulis dalam Roma 13 : 1- 4 “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.
Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jka engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.” urai Ketua MPR GSPDI Pusat Anggota MPR PGPI Pusat Fasnas JDN.
Memperingati Hari Paskah yg jatuh dibulan April ini , kata Muljadi, Peringatan Jumat Agung dan Paskah adalah peringatan akan penebusan seluruh umat manusia atas dosa-dosanya oleh Tuhan Yesus Kristus di kayu Salib. “Saya percaya peringatan Paskah tahun ini akan lebih bermakna karena kita semua sedang berhadapan dengan MAUT secara nyata dengan mewabahnya Virus Covid-19 ini, MAUT yang setiap saat bisa datang kepada setiap kita.

Kita akan disadarkan bahwa kita semua tidak berdaya , penangkalnya belum ada , tidak ada yang dapat kita andalkan , manusia sangat memerlukan PENOLONG yang pasti, Sang Juruselamat yang mampu menyelamatkan kita dari MAUT, DOSA dan IBLIS. Dan ini hanya ada didalam Tuhan Yesus Kristus. Paskah tahun ini akan menjadi berita baik kepada banyak orang yang sedang menghadapi ketakutan dan keputusasaan,” tuturnya.
Untuk itu Pdt. Muljadi Sulaeman berpesan, Renungan Paskah. Minggu tanggal 12 April 2020 hari kemenangan yang terbesar dalam kehidupan umat Kristen, Tuhan Yesus Kristus telah bangkit mengalahkan maut, dosa dan iblis. Dia telah memberikan kemenangan kepada semua orang yang percaya kepadaNya. TUHAN YESUS telah menyelamatkan kita dan memberikan kita kuasa untuk menjadi Anak Anak Allah. ( Yohanes 1 : 12 ),” tegasnya. Lian Tambun







Komentar