oleh

Pencuri dan Pemerkosa Brutal di Batam Dibekuk Polisi

POSKOTA.CO-Setelah sederetan aksinya di beberapa tempat terpisah terendus , pelaku L berhasil diamankan Polisi Sektor Nongsa Batam. Dari mulai memerkosa ibu sedang menyusui, mencabuli anak dibawah umur hingga melakukan pencurian barang berharga, semua diakuinya didepan penyidik.

Ceritanya (25/7), L dengan bermodalkan nyali dan sebilah pisau memasuki rumah korban Y di kampung Melayu kecamatan Nongsa Batam. Awalnya niatnya mau mencuri barang berharga, tapi entah bagaima, timbul niat  L untuk memperkosa Y seorang ibu yang lagi menyusui anaknya.

Saat itu, pelaku L memaksa Y untuk membuka bajunya, agar lebih leluasa melampiaskan nafsu bejatnya. Mungkin kontak batin, ibunya mau ditiduri bukan bapaknya, si bayi menangis sekuatnya. Korban minta dipending aksi pemerkosaan kepada L dengan alasan mau membuatkan suau buat bayinya.

Pelaku L menuruti permintaan korban Y sambil tetap menempelkan sebilah pisau di leher korban saat membuatkan susu buat si bayi yang menangis.

Usai membuat susu, perkosaanpun terlaksana. Ngak puas memerkosa korban,  L mengambil uang korban sekira Rp 120 ribu dari dompet, sembari berucap kepada korban akan kembali lagi melakulan aksi bejatnya.

Selesai beraksi di kawasan Kampung Melayu, akai nekat  L merambah ke perumahan Family Dream di kawasan Nongsa. Dari sini ia berhasil mendapatkan satu unit hand phone dengan merk OPPO A54, ditaksir korban EF senilai 3 juta rupiah.

Aksi L terus berlanjut di perumahan yang sama, tapi rumah yang disantroninya berbeda. Kali ini aksinya mendapatkan 4 hand phone dari rumah korban SF (17), (7/9).

Usai meraih 4 hand phone, L  tergiur dengan tubuh korban SF (17) yang sedang pulas tertidur. Rabaan dan remasan  tangan L membuat korban terbangun dan berteriak. Mendengar korbannya berteriak, L bergegas lari dan berhasil kabur membawa hand phone milik seisi rumah. Perkiraan kerugian 4 hp mencapai 7,5 juta rupiah.

Pelarian  L akhirnya berakhir setelah petugas dari Polsek Nongsa berhasil menangkapnya di Kampung Aceh Kecamatan Sei Beduk Batam, (10/9)

“Benar, saat kita amankan, pelaku L dalam pengaruh atau sedang memakai narkoba,” kata Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian.

Hal yang sama juga dijelaskan Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba SH, kepada POSKOTA CO-. Pihak kepolisian sedang mendalami aksi-aksi yang dilakukan oleh pelaku L, apakah ada faktor lain selain sebagai pemakai narkoba, masih polisi dalami.

“Apakah ada faktor sikologi dari pelaku, masih dikembangkan.  Sebab aksi pelaku brutal dan tak pandang bulu untuk melakukan pemerkosaan dan pencabulan, ” kata Tigor.

Masih menurut Tigor, untuk pemeriksaan lanjutan pelaku saat ini ditahan di Polsek Nongsa. Akibat perbutanyta pelaku dijerat dengan pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 2 ayat 1 UU RI Darurat no.12 tahun 1951, Pasal 365 ayat 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016, Pasal 363ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ferry/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *