oleh

Wakil Rakyat dari PKB Jatim Senang Melihat Mobil Operasional Didaya Gunakan untuk Ummat

POSKOTA.CO – Senangnya Umi Zahrok Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, melihat Bantuan Mobil Operasional dari Pemprov Jatim didaya gunakan untuk kesejahteraan ummat sebagai wujud Khitmat PKB kepada NU.

Wakil rakyat dari PKB itu menyerahkan bantuan operasional Mobil kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tanggul – Jember di Kantor PCNU Jember pada Rabu (07/03/2021).

Ditambahkan Umi, berkhidmat untuk NU bagi kader PKB adalah pengabdian tanpa syarat, karena memang PKB dilahirkan dari Rahim NU dan pengabdiannya terus menerus sepanjang waktu.

Sesuai laporan yang kami terima dari H. Abd. Azis penasihat Lazisnu MWCNU Kecamatan Tanggul Jember pada Sabtu 10 April 2021, Ketua Tanfidziyah MWC NU Tanggul Abah KH Sanuri bersama Ketua Lazisnu Tanggul Ahmad Zainulah dan Tim Upzis NU Care – LazisNU MWCNU Tanggul melaksanakan Giat Pendistribusian Kotak Infaq LazisNU kepada Pengusaha dan Pemilik Usaha Warga NU di Wilayah Kec Tanggul, tambah Umi.

Ketua Lazisnu MWC NU Tangul, H. Abd. Azis menyampaikan terimakasih kepada Pengusaha dan Pemilik Usaha yg mau bekerjasama dengan Tim NU Care -Lazis NU Kec.Tanggul.

Ditambahkan H. Azis, Alhamdulillah Mobil Bantuan Pemprov Jatim melalui Program Bansos Ibu Umi Zahrok Selaku Anggota Fraksi PKB DPRD Propinsi Jatim Dapil V Jember – Lumajang sangat dirasakan manfaatnya bagi warga NU dengan mempermudah kelancaran transportasi dalam kunjungan ke berbagai daerah yang menjadi tugas MWCNU Tanggul.

Pada 2004 (1425 Hijriyah) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) lahir dan berdiri sebagai amanat dari Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-31, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.

MObil bantuan untuk ummat

Ketua Pengurus Pusat (PP) LAZISNU yang pertama adalah Prof. Dr. H. Fathurrahman Rauf, M.A., yakni seorang akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Dan Tahun 2005 (1426 Hijriyah) secara yuridis-formal LAZISNU diakui oleh dunia perbankan dan dikukuhkan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama No.65/2005.

Pada 2016 (1437 Hijriyah) dalam upaya meningkatkan kinerja dan meraih kepercayaan masyarakat, NU CARE-LAZISNU menerapkan Sistem Manajemen ISO 9001:2015, yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi NQA dan UKAS Management System dengan nomor sertifikat: 49224 yang telah diterbitkan pada tanggal 21 Oktober 2016. Dengan komitmen manajemen MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, Amanah dan Profesional).

Visi NU CARE : Bertekad menjadi lembaga pengelola dana masyarakat (zakat, infak, sedekah, wakaf, CSR, dll) yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk kemandirian umat.(oko)

Misi NU Care :

1. Mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat, infak, sedekah dengan rutin.
2. Mengumpulkan/ menghimpun dan mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, tepat guna dan tepat sasaran.
3. Menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat guna mengatasi problem kemiskinan, pengangguran, dan minimnya akses pendidikan yang layak. (oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *