KUNINGAN – Petani tiga desa di wilayah Kecamatan Luragung dan Cimahi mendesak Bupati Kuningan, Jawa Barat, meninjau lokasi ruas jalan antara Desa Gunungkarung menuju arah Desa Margamukti. Jalan milik Pemda Kuningan tersebut mengalami kerusakan parah, namun tak kunjung diperbaiki.
Salah seorang petani Desa Margamukti, Rusmana (51) saat bertemu POSKOTAONLINE.COM, Kamis (4/6/2026) mengatakan, ruas jalan disitu merupakan akses utama bagi para petani.”Petani Desa Gunungkarung, Desa Kananga dan Desa Margamukti banyak yang memiliki sawah di sepanjang pinggiran ruas jalan ini,”terangnya.
Sementara itu, Didi (47) petani warga Desa Benda Kecamatan Luragung, menyinggung ruas jalan dimaksud saat sekarang dalam kondisi rusak parah. Namun ironisnya, sudah lama belum tersentuh perbaikan pihak pemerintah daerah (Pemda Kuningan-red). “Padahal ruas jalan tersebut milik Pemda Kuningan dan menjadi akses penghubung dua kecamatan,”sindirnya.
Dia menyinggung, jangankan disentuh perbaikan, ruas jalan rusak ini pun belum pernah ditinjau oleh Bupati Kuningan. “Bagaimana kondisi jalan yang sebenarnya dapat diketahui, jika ditinjau secara langsung pun belum,”ujarnya.
Dia menegaskan, warga petani tidak minta muluk-muluk untuk dibuatkan jalan istimewa. Menurutnya, dengan perbaikan saja pun tentu sudah sangat membantu para petani pengguna akses jalan ke areal persawahan mereka. “Tapi ditunggu sekian lama tak kunjung juga ada sentuhan perbaikan,”ketusnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, melalui Kabid Bina Marga, Teddy Sukmajayadi, mengakui, jika ruas tersebut merupakan jalan kabupaten, terbentang sejauh 6,87 kilometer dari Gunungkarung ke arah Margamukti. “Salah satu titik rusak, berada di segmen ujung Desa Benda menuju Dusun Cicabe Desa Kananga,”ungkapnya.
Saat ini sambung Teddy, dengan keterbatasan anggaran, pihaknya (PUTR-red) sedang menyelesaikan dulu ruas jalan rusak terdekat, salah satunya antara Cidahu ke Luragung sepanjang 4,8 kilometer. “Semoga untuk poros jalan Desa Benda itu bisa segera terealisasi usulan perbaikan nya,”kata Kabid Bina Marga.(Cep)







Komentar