oleh

Proyek Triliunan Rupiah, PT TAIFA di Subang Tidak Melaksanakan K3

-Daerah-1.574 views

POSKOTA.CO – Ketua BPKB Banten Kabupaten Subang Dede Ardiansyah (Dewa) san anggotanya melakukan aksi keprihatianan dan keperdulian terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di project PT TAIFA Industri Park di wilayah Desa Gunung Sembung dan Desa Gembor Kecamatan Pagaden Subang, Senin (21/9/2020)

“Ini bukan aksi demo tapi aksi keprihatinan terhadap project yang katanya investasi perusahaan terbesar di subang nilai triliunan rupiah dengan skala internasional yang harusnya PT TAIFA Jaya Devolepment dan dinas terkait Kabupaten Subang lebih paham akan SOP keselamatan kerja atau pun keselamatan warga sekitar dalam pembangunannya sesuai UU yang berlaku,” Kata Ketua BPKB Banten Kabupaten Subang Dede Ardiansyah (Dewa)

Maka oleh karena itu aksi BPKB Kabupaten Subang merasa keprihatinan dengan kondisi pekerjaan proyek yang tidak mentaati aturan K3. “Kami BPKB dalam aksinya membagikan peralatan kesehatan dan alat kerja kepada mereka agar terguguh bahwa K3 harus diutamakan dalam kerja berat seperti,” Kata Dewa

Aksi keprihatinan tersebut BPKB memberikan peralatan K3 kepada pekerja dan security yang jumalah nya kurang lebih 300 pekerja di kawasan TAIFA induatri prak seperti helm ,sepatu kerja ,rompi kotak P3K , alat padam kebakaran sampai rambu2 keselamatan kerja.

“Harusnya PT TAIFA peralatan K3 dalam project berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan kerja diutamakan sesuai SOP dan undang- undang yang berlaku,” kata Dewa

Lebih lanjut ketua BPKB Subang dewa mengatakan aksi keprihatianan ini dalam rangka membantu merapikan atau mengadakan hal2 yang berkaitan dengan kelengkapan SOP projec dari keselamatan tenaga kerja dan keselamatan warga sekitar yang terdampak dari aktifitas project PT TAIFA.

“Kami meminta agar PT TAIFA Jaya Devlopment lebih memperhatikan komunikasi dan koordinasi kepada semua pihak khusus nya warga terdampak seperti mengikutsertakan dan memperdayakan baik itu SDM dan potensi wilayah lokal yang ada,” Kata Dewa. Subang selama ini selalu terbuka akan investasi terutama akan kemajuan perkembangan pembangunan di Kabupaten Subang asal tetap mengikuti budaya dan tatakrama.

“Saya selaku ketua ormas BpKB Banten Subang meminta semua pembangunan skala nasional di kabupaten subang tetap harus mengikuti rambu- rambu perundang-unadangan pusat dan daerah. Dan terpenting mengikut sertakan peran masyarakat baik itu SDM nya atau pun potensi pekerjaan yang bisa di lakukan oleh masyarakat sekitar khusus nya masyarakat daerah,” Kata Dewa.

Apabila dalam dua hari ini aksi keprihatinan tidak mendapat respon dan tanggapan, dengan sangat menyesal BPKB Banten akan membawa hal ini ke ranah hukum yang berlaku dan akan melakukan aksi demo dengan mengerahkan semua anggota BPKB Banten Sejawa barat. “PT Bina Mitra dan PT Mega Dunia Kontruksindo Sebagai pelakasna projeck PT.TAIFA,” Kata Dede. (hrn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *