oleh

Kepala Suku di Papua Gelar Upacara Bakar Batu pada 1 Desember

-Daerah-99 views

POSKOTA.CO – Memasuki bulan Desember yang merupakan bulan cinta kasih untuk menyambut perayaan Natal tahun 2020, para kepala suku di Papua akan menggelar Upacara Adat Bakar Batu dengan menyembelih babi di wilayahnya masing-masing. Upacara Adat Bakar Batu ini merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Provinsi Papua.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa di Timika, Papua, Kamis (26/11/2020), menyampaikan, Upacara Adat Bakar Batu akan dilaksanakan pada 1 Desember 2020 di beberapa wilayah seperti Wamena, Sugapa, Ilaga, Puncak Jaya, dan Timika dipimpin oleh Kepala Suku masing-masing. Sementara pusat kegiatan akan dilaksanakan di lahan pembangunan Markas Kogabwilhan III di Timika Papua.

Lebih lanjut dikatakan, acara tersebut dilaksanakan guna mewujudkan cinta kasih dan damai menjelang perayaan Natal.

“59 ekor babi yang akan disembelih tersebut merupakan bantuan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP,” ucapnya, dalam siaran pers Puspen TNI.

Penyerahan bantuan 59 ekor babi dilakukan oleh Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen Dadang Rukhiyana dan Asops Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo kepada perwakilan kepala suku.
“Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI dari Lanud Pattimura Ambon menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika,” ujarnya.

“Jadi nantinya pada 1 Desember 2020, pemerintah daerah bersama TNI-Polri akan bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan perwakilan masyarakat agar situasi dan kondisi Papua menjadi aman, damai dan penuh cinta kasih,” jelas Suriastawa.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, kegiatan Upacara Adat Bakar Batu tetap akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Saat pelaksanaan kegiatan, pihak penyelenggara sudah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan masyarakat,” kata Suriastawa. (*/rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *