oleh

Banjir dan Tanah Longsor Menelan Kotban Jiwa  1 Keluarga

POSKOTA.CO-Bencana alam  banjir dan tanah longsor  yang terjadi di wilayah Kabupaten  Pesisir Barat menyebabkan satu keluarga   meninggal dunia tertimbun bangunan rumah  mereka yang terkena longsor  pada, Minggu (13/11).

Kabag Ops Polres Lampung Barat Kompol Ferryanda Eka Putra, mendampingi Kapolres Lampung Barat menjelaskan  bencana alam terjadi di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Terjadi bencana tanah longsor dan jembatan amblas  akibat hujan turun tidak berhenti dari sore kemaren hari Sabtu (12/11) sampai sekarang Di Wilayah Hukum Polres Lampung Barat tepatnya di Kab. Pesisir Barat yang mengakibatkan Jembatan La’ay kec.Karya Penggawa Amblas ( jebol )  yang mengakibatkan kendaraan R4 dan R2 tidak bisa dilalui dan satu keluarga di Dusun Tembakang Pesisir Barat meninggal dunia tertimpa longsor bangunan rumah mereka,”ujar Ferry.

Ketiga korban yang  meninggal dunia  Ade Yorse (43), Dina Maryana (39), Nadila anjelika (18), warga Dusun  Way Krui Pekon Tembakak Kec.Karya Penggawa.

Akibat tanah longsor di jalan lintas barat Pekon Tembakak mengakibatkan jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan motor maupun mobil.

Dan Jembatan Sangga Ruga di jalan  Pekon Batu raja Kec. Pesisir Utara mengalami amblas mengakibatkan  kendaraan motor maupun mobil tidak bisa melalui.

Kemudian untuk fasilitas penerangan atau listrik tidak bisa hidup atau padam dikarenakan banyak tiang listrik yang roboh.

Untuk Percepatan evakuasi pihaknya  berkordinasi dengan Dinas PUPR, BPBD dan PLN serta Puskesmas setempat untuk penanggulangan bencana alam dengan cepat.

Dan berikutnya daerah yang terjadi bencana alam tanah longsor yaitu Kabupaten Lampung Barat tepatnya di Pekon Padang Cahya Kecamatan Balik bukit.

Serta banjir yang terjadi di Pekon Kerang kec. Batu Brak Lampung Barat yang mengakibatkan sepuluh rumah dan satu masjid terkena dampak banjir.

Kini personil Polres Lampung Barat dan Polsek Jajaran turut serta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam banjir maupun tanah longsor,” ungkap Ferry. (koesma/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *