oleh

Satu ‘Gurandil’ Tertimbun Tanah di Bekas Galian PT Antam Bogor, Belum Ditemukan

POSKOTA. CO – Penambang emas tanpa izin (PETI) atau kerap disebut gurandil dilaporkan tertimbun dalam lubang saat melakukan penggalian liar emas di kawasan PT Aneka Tambang (Antam) Bogor.

Gurandil yang diketahui bernama Sudian (36) merupakan warga Siranggap, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Ia dikabarkan tertimbun dan diduga sudah meninggal dunia di lubang kawasan stup 2 pertambangan.

Humas PT Antam Agus Setiyono menjelaskan, bahwa pihaknya belum mengetahui ada penambang ilegal yang tertimbun.

“Maaf kami sampai saat ini tidak ada info di wilayah operasional Antam,” kata Agus saat dihubungi Minggu (8/11/2020).

Karyawan PT Antam menunjukkan lokasi di mana korban Sudian melakukan penggalian, dan tertimbun tanah di kawasan Gunung Pongkor.

Informasi lain menyebutkan, jika Sudian sudah lima hari tidak pulang ke rumah. Keberadaannya diketahui berada di Gunung Pongkor.

Kapolsek Nanggung, Iptu Dedy mengaku, pihaknya sudah melakukan pengecekan mengenai informasi terkait gurandil yang dikabarkan tewas dalam lubang karena tertimbun tanah.

Namun upaya pencarian dan evakuasi dihentikan, karena cuaca hujan terus menerus hingga menyulitkan tim gabungan yang sedang melakukan pencarian.

“Cuaca hujan yang terus menerus, membuat tim pencarian warga yang tertimbun longsor dihentikan sementara,” ujarnya.

Petugas saat melakukan pencarian ke lokasi tertimbunnya korban Sudian di kawasan bekas penggalian emas PT Antam Bogor.

Kapolsek menerangkan, warga yang diketahui bernama Sudian dikabarkan tertimbun longsoran tanah di lokasi bekas galian PT Antam, Kecamatan Nanggung pada Jumat (7/11/2020) sore.

“Setelah mendengar informasi tersebut pada Jumat sore, kami langsung membentuk tim pencarian bersama Muspika dan Sekuriti PT Antam. Hingga Minggu sore, karena cuaca hujan terus menerus sehingga kami menghentikan sementara proses pencarian korban,” ujar Kapolsek Nanggung Iptu Dedi. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *