oleh

Sabalenka Redam Azarenka Raih Juara Ostrava Terbuka

POSKOTA.CO – Petenis unggulan ketiga, Aryna Sabalenka (Belarusia), memenangi final atas rekan senegarnya yang mantan petenis nomer satu dunia Victoria Azarenka dengan dua set langsung 6-2, 6-2 di turnamen J&T Banka Ostrava Terbuka 2020, Minggu (25/10/2020), di Ostrava, Rep Ceko.

Sabalenka pun memenangkan gelar ketujuh dalam karirnya. “Saya sangat senang saya bisa menangani level tinggi darinya sejak poin pertama,” kata Sabalenka setelah pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com. “Saya sangat senang mendapatkan kemenangan ini. Ini sangat penting bagi saya,” tambahnya.

Dalam penampilan yang sempurna, Sabalenka, tetap fokus saat Azarenka mulai memberikan perlawanan lebih kuat pada set kedua. Tapi ia mampu meredamnya guna mengamankan gelar ketujuh dalam 68 menit.

“Setelah beberapa pertandingan sulit yang saya alami, saya merasa lebih sedikit dapat lepas dari tekanan,” kata Sabalenka. “Saya bisa bermain lebih bebas, dan saya tahu saya bisa kembali ke level terbaik. Pertandingan seperti yang saya mainkan minggu ini membantu saya menjadi lebih baik, konsisten dan fokus, ” sambung Sabalenka.

Partai final sesama petenis Belarusia merupakan yang pertama. Terakhir mereka pernah bertemu di final di Flushing Meadows. Azarenka dan Sabalenka telah bertempur di masing-masing empat pekan terakhir AS Terbuka, dengan mantan nomer satu dengan mudah memenangkan pertandingan di Stadion Louis Armstrong pada September lalu.

“Setelah pertandingan AS Terbuka kami, saya agak tahu apa yang diharapkan dari pertandingan ini, bahwa dia akan memindahkan saya di sekitar lapangan. Ini akan menjadi reli yang panjang dan saya harus bergerak sangat baik untuk memenangkan ini,” terang Sabalenka. ” Saya mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini, dan itu tidak mengejutkan saya. Saya melakukan tembakan passing yang gila pada poin pertama, dan itu adalah awal yang bagus bagi saya, ” imbuhnya.

Kedua petenis bintang dunia itu memainkan turnamen pertama mereka sejak Roland Garros, dan Azarenka di tengah kebangkitan karir setelah memenangkan Western & Southern Terbuka dan finis runner-up kalah dari Naomi Osaka (Jepang) di New York di turnamen Grand Slam AS Terbuka 2020.

Sabalenka memulai musim dengan gelar Premier 5 ketiga di Qatar Total Terbuka di Doha, walau dua kali berada di ambang kekalahan, bangkit dari defisit set penentuan 5-2 melawan Coco Gauff (AS).

“Saya akan mengatakan bahwa saya belajar pemanasan saya harus lebih intens. Saya harus merasa sedikit lelah dari pemanasan untuk memastikan saya siap masuk ke lapangan,” aku Sabalenka. “Saya harus fokus sejak poin pertama dan emosi saya harus berada di satu tempat sehingga saya tidak kehilangan akal sehat. Mudah-mudahan, saya akan terus menemukan lebih banyak solusi tahun depan, ” lanjutnya.

Azarenka berusaha keteringgalan dario Sabalenka, terutama di set kedua. Tapi ia harus menghadapi perlawanan sempurna Sabalenka yang di laga ini hanya membuat 16 kesalahan sendiri. Dia kehilangan tujuh dari delapan poin untuk mematahkan servis di awal set kedua, sebelum muncul mengalami kelelahan fisik dan meminta perawatan medis di lapangan.

“Saya mulai merasa tidak enak kemarin,” kata Azarenka usai pertandingan. ” Saya mengalami migrain yang sangat parah dan terkadang hal ini terjadi. Itu cukup signifikan. Saya jelas merasa lebih baik pada pagi ini, tetapi efek bermain di bawah lampu yang menyebabkan kepekaan, memicu lebih banyak reaksi yang sama. Sangat disayangkan bagi saya hari ini, tetapi memang demikian adanya,” tambah Azarenka. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *