oleh

Raih Trofi ke-13 di Roland Garros, Nadal Samai Rekor Federer

POSKOTA. CO – Petenis kidal, Rafael Nadal (Spanyol),  meraih gelar ke-13 di Roland Garros guna menyamai pencapaian 20 tropy Grand Slam yang diraih Roger Federer (Swiss) , setelah di final bersejarah  menggulingkan petenis putra nomer

dunia Novak Djokovic (Serbia) dengan tiga set langsung 6-0, 6-2, 7-5, Minggu (11/10/2020), di lapangan Philippe Chatrier Roland Garros Paris, Perancis.

Kemenangan atas Djokovic di final, membuat petenis asli Manacor itu menyamai rekor kejuaraan tunggal Grand Slam sepanjang masa dengan 20 gelar yang digenggam Federer sebelumnya. Nadal kini mencatatkan dirinya  sejajar dengan Roger Federer.  Dan uniknya ini juga merupakan kemenangan pertandingan ke-100 Nadal di barat daya Paris tersebut.

“Dia adalah contoh bagi semua orang dan saya rasa kita tidak akan melihat hal serupa dalam hidup kita,” kata Roberto Bautista Agut, yang merupakan rekan setimnya di Piala ATP pada Januari dilansir ATPTour. “Seluruh olahraga Spanyol sangat bangga padanya. Rekornya di Roland Garros sangat mencengangkan dan tidak akan terulang kembali,” imbuhnya.

Ditambahkan Bautista, prestasi Nadal di tahun 2020 sangat mengesankan. “Dengan hampir tidak ada menit pertandingan di lapangan keras atau di lapangan tanah liat, dia berhasil mencapai final tanpa kehilangan satu set pun,” kata Bautista. “Itu menandakan betapa nyamannya dia di lapangan Roland Garros. Tidak peduli bagaimana cuacanya, jika hujan, jika berangin … Untuk mengalahkannya dalam pertandingan lima set, Anda harus bermain tenis dengan sangat, sangat bagus melawannya, ” sambung Bautista.

Pujian lainnya juga datang rekan senegara Nadal lainnya, Pablo Carreno Busta. Perempat finalis Roland Garros  ini memiliki pengalaman langsung tentang kehebatan rekan senegaranya. “Sulit untuk mengatakan hal baru tentang Rafa,” kata Carreno Busta. “Dia telah bermain selama bertahun-tahun di level tinggi, menghasilkan kejutan setiap musim. Dia benar-benar satu-satunya! Dia adalah pemain yang telah membuat sejarah dengan memenangkan 13 tropy Perancis Terbuka, dan semua Grand Slam yang dimenangkannya.  Juga 100 kemenangan [pertandingan] di Paris adalah sesuatu yang tidak akan pernah terulang. Dia adalah pemain satu kali yang mencetak rekor luar biasa di turnamen ini. Bukan hanya itu tidak akan pernah terulang, orang berikutnya akan jauh di belakangnya, ” tambah Carreno.

Pukulan backhand dua tangan yang jadi anadalan Rafael Nadal. (ATPtour.com)

KEMENANGAN  MEMUASKAN

Mencetak 100 kemenangan dalam karir ATP Tour patut dipuji, Terlebih Nadal  melakukannya hanya di satu turnamen Perancis Terbuka  adalah sangat luar biasa. Sangat sedikit pemain yang telah mencapai satu abad di satu tempat, dan  Nadal  mengukirnya dengan memenangkan mahkota bersejarah Roland Garros ke-13 . Rekor superstar Spanyol di Paris  itu sekarang adalah 100-2.

“Mungkin, kemenangan setelah masa-masa sulit, adalah yang paling memuaskan,” kata Nadal. “Novak selalu menghadirkan perlawanan yang sulit, tak terkecuali di final kali ini,” sambung Nadal yang kali ini mampu menang dengan tiga set.

Nadal  tidak hanya mengangkat rekor Coupe des Mousquetaires yang memperpanjang rekor kemenangan di Paris, dia juga menyamai salah satu rekor terpenting dalam sejarah tenis. Untuk pertama kalinya, dia  setara dengan Roger Federer di papan peringkat gelar Grand Slam. Federer telah memimpin langsung dalam kategori tersebut selama lebih dari 11 tahun, sejak kemenangannya yang ke-15 dalam kejuaraan utama di Wimbledon pada tahun 2009.

Mengejar Federer sejak kemenangan Roland Garros pertamanya pada debut turnamennya pada tahun 2005, pencapaian besar Nadal dibangun di atas fondasi kesuksesan yang konsisten di Roland Garros. Pembalap Spanyol itu telah mengklaim 13 dari 20 mahkota utamanya di Parisian terre battue, memenangkan 13 dari 16 edisi terakhir acara tersebut dan meraih 100 kemenangan dari 102 pertandingan di Stade Roland Garros. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *