oleh

Hasil Survei IPO Tempatkan PDIP Paling Banyak Dipilih Masyarakat di Jabar

POSKOTA. CO – Hasil lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang di rilis ke wartawan, menempatkan PDI Perjuangan sebagai partai yang paling banyak dipilih masyarakat.

Survei IPO terkait elektabilitas nama-nama yang potensial maju di Pilkada Gubernur Jawa Barat 2024, menempatkan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono berada di urutan teratas dengan tingkat elektabilitas mencapai 22,3 persen.

“Temuan ini bisa saja penanda jika di tahun mendatang justru Ono Surono menjadi kuda hitam dalam kontestasi politik di Jawa Barat, bahkan terpaut jauh dengan Wakil Gubernur Jabar saat ini yakni, Uu Ruzhanul Ulum,” ujar Direktur eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah, dalam keterangan tertulis.

Elektabilitas Ono Surono dalam survei IPO, disebut jauh di atas Ketua PAN Jawa Barat, Desy Ratnasari yang hanya mendapat 11,1 persen, Ketua PKS, Haru Suandharu yang mendapat dukungan hanya 2,1 persen, Ketua PPP Jabar, Ade Yasin yang hanya mendapat 1,7 persen, Ketua Nasdem, Saan Mustopa 1,1 persen dan ketua Golkar Jabar, Ace Hasan Sadzily 0,1 persen.

Survei yang dilakukan IPO ini secara khusus mengkaji persepsi publik di Jawa Barat. Survei IPO dilakukan pada 1-7 Maret 2022, dengan metode wawancara kepada 880 responden yang tersebar proporsional di Jawa Barat.
Memiliki perhitungan toleransi kesalahan (margin of error) 2.90 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen.

IPO dalam hasil surveinya juga menunjukkan elektabilitas PDIP tetap kokoh dan memuncaki posisi teratas meskipun sempat diterpa isu ujaran larangan bahasa sunda oleh Arteria Dahlan.

PDIP mendapat respons keterpilihan sebesar 15,7 persen, terpaut lebih tinggi dari Gerindra yang hanya 10,2 persen, lalu PKS 9,3 persen.

“PDIP berhasil menjadi partai mapan yang kuat dan solid sekalipun dihadapkan pada persoalan besar,”kata Dedi Kurnia Syah. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.