POSKOTA.CO-Gedung Cyber yang derada di kawasan Mampang, Jakarta Selatan terbakar. Akibatnya dua orang bernama Seto (18) meninggal dunuia dan SF (19) di lokasi kejadian.
Korban diduga tewas karena terjebak dalam kebakaran yang berlangsung sekitar 20 menit. “Selama 20 menit korban diduga terjebak hingga akhirnya ditemukan tewas di dekat tangga,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Herbert Flider Lumban kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).
Mayat Seto menurut Herbert ditemukan di ruangan yang berbeda dengan dua korban lainnya yang selamat. Namun, semuanya ditemukan di lantai yang sama, yakni di lantai 3 yang menjadi titik kebakaran tersebut. “Meninggal diduga karena hirup asap, tidak ada luka bakar atau luka lainnya. Mungkin dia mencoba mengantisipasi kebakaran sehingga lupa keluar,” ujarnya.
Korban yang tewas itu dibawa ke RSUD Mampang Prapatan, sedangkan korban yang selamat dibawa ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan guna dilakukan perawatan medis.
Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran (damkaf) milik Sudin DKI Jakarta diturunkan untuk memadamkan amuk api yang melalap Gedung Cyber di Jalan Kuningan Jakarta Selatan. Dilaporkan ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Korban meninggal menjadi dua orang dan belakangan diketahui sebagai pengunjung gedung.
GANGGUAN
Info lain didapat, terbakarnya gedung Cyber 1 tersebut berimbas pada sejumlah perusahaan teknologi beropasi, mulai dari penyedia web hosting, perusahaan software, penyedia jasa internet hingga perusahaan keamanan siber.
Kebakaran yang terjadi di lokasi tersebut ikut berimbas pada beberapa layanan. Sejumlah pelayanan mengumumkan mengalami ganguan dan belum dapat digunakan untuk sementara. [omi/sir]







Komentar