POSKOTA.CO – Petenis unggulan kedua, Naomi Osaka (Jepang), bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengakhiri sepakterjang bintang muda Katie Boulter (Inggris) lewat pertandingan tiga set 3-6, 6-3 dan 6-1 untuk maju ke perempat final turnamen Gippsland Trophy Terbuka 2021, Rabu (3/2/2021), di Melbourne Park, Australia.
Sementara unggulan ketiga Elina Svitolina (Ukraina) juga harus bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan mantan juara Perancis Terbuka yang jadi unggulan ke-13 Jelena Ostapenko (Latvia) melalui laga alot tiga set 6-7 (4/7), 6-3 dan 6-2.
Sukses kali ini membuat rekor tak terkalahkan Osaka bertambah menjadi 13 kali. Ia akan berjuang terus untuk mendapatkan hasil terbaik jelang Grand Slam Australia Terbuka 2021.
Jelang pertandingan di Melbourne Park, Osaka sesunguhnya lebih akrab dengan petenis nomor 371 dunia berusia 24 tahun dari Leicester itu. Sebab ia telah mengalahkan Boulter dua kali di lapangan rumput pada 2018 – di Birmingham dan Wimbledon – di awal.
Sejak itu, Osaka naik ke puncak peringkat WTA dan memenangkan tiga gelar Grand Slam, sementara Boulter sedang dalam proses pemulihan menyusul absennya cedera yang dimulai saat ia memulai debutnya di Top 100 sekitar 24 bulan lalu.
“Setelah saya kalah pada set pertama, saya ingin berjuang sekuat yang saya bisa. Dia bermain sangat luar biasa, jadi saya pikir jika saya kalah di penghujung hari, tidak apa-apa, tapi saya hanya ingin memberikan usaha terbaik, “kata Osaka di lapangan setelah pertandingan dilansir WTAtennis.com. “Saya suka memainkan pertandingan yang panjang karena saya merasa seperti saya dapat mengukur kondisi lapangan dan kebugaran menjadi lebih baik. Saya memainkan pertandingan singkat kemarin, jadi mungkin secara tidak sadar, saya merasa seperti saya perlu memainkan pertandingan yang panjang hari ini, ” lanjut Osaka.
Osaka kali ini harus bergulat dengan kemenangan satu jam 47 menit. Ia harus memadamkan upaya comeback dari Boulter untuk terakhir kalinya.
“Saya tidak bisa meminta pertandingan yang lebih baik,” tutur Osaka. “Saya pikir itu sangat berbeda dari pertandingan putaran pertama saya. Saya tidak bisa berlatih pertandingan seperti ini. Jadi Saya sangat senang dengan hasilnya sebenarnya. Meski lama, saya rasa ada banyak hal yang saya pelajari dalam pertandingan ini,” sambungnya.
Jalan yang mirip juga dilakoni Svitolina untuk mengalahkan Ostapenko. Ini kali pertama ia harus bermain tiga set dari tiga pertandingan yang dilakoninya.
“Agak berangin dan sangat sulit untuk menemukan ritme, dan tidak mudah bermain melawannya karena dia melakukan banyak pukulan dan Anda harus benar-benar waspada,” kata Svitolina. “Saya agak datar pada set pertama dan saya tidak senang dengan cara saya memulai. Setelah itu, saya hanya mencoba membuat bola ekstra dan mencoba membuat perbedaan pada bola yang saya kumpulkan,” sambungnya.
Selanjutnya, Svitolina akan menghadapi unggulan ketujuh Elise Mertens (Belgia) yang menyisihkan unggulan ke-12 Caroline Garcia (Perancis) 7-6 (7/1), 6-3. Sedangkan Osaka di perempat final bertemu I Begu (Rumania) yang lolos seudah menciptakan kejuatan menumbangkan unggulan kelima J Konta (Inggris) lewat laga panjang tiga set 4-6, 7-6 (12/10) dan 7-6 (7/4). (dk)







Komentar