oleh

Plh Wali Kota Irwandi Blusukan Sumur Resapan di Kompleks Setneg

POSKOTA.CO – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi blusukan di lokasi kegiatan kerja bakti ‘Gerebek Lumpur di kawasan, Jalan Cempaka Putih Barat XXI, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2020) pagi.

Pada kesempatan aksi bersih-bersih lumpur di saluran ini bersama warga ini. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, mengecek pembuatan belasan sumur resapan yang dikerjakan pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat.

“Saya berharap dengan pembuatan sumur resapan ini dapat menanggulangi genangan air yang sering terjadi di Jalan Cempaka Putih Barat XXI, Jantop dan Komplek Setneg,” ucap Irwandi saat dihubungi POSKOTA.CO.

Menurutnya, sumur resapan ini selain untuk mengantisipasi genangan air di jalan. Irwandi juga berpesan agar sumur resapan ini dapat berfungsi dengan baik seperti daya serap tampung air ke dalam tanah berfungsi dengan baik. “Jika ada kendala hambatan langsung hubungi saya, pak Kasatpel supaya yang menghambat dalam pengerjaan sumur resapan ini dapat ditangani,” tegas Irwandi saat berada di lokasi didampingi Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Pusat, M. Efiskal, Sekretaris Camat (Sekcam) Cempaka Putih, Erik, AP, para Lurah dan Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel).

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cempaka Putih, H. Subandi mengaku, ada 12 titik sumur resapan yang dibuat di kawasan, Jalan Cempaka Putih Barat XXI, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih meliputi dua RW yaitu 08 dan 012, Jatop dan Komplek Setneg.

Adapun, pembuatan sumur resapan ini kata Subandi meliputi dari bahan material seperti, penggalihan tanah ukuran 140 persegi dengan kedalaman rata-rata 2-3 meter, lalu besi beton ditambah tutup ukuran 50 cm x 120 cm, paralon ukuran 4 meter hingga 6 meter, batu belah, pasir, semen, besi bila diperlukan serta injuk dan batu koral.

“Dari target 12 sumur resapan hanya 11 yang sudah dibuat. Sedangkan, 1 sumur resapan tidak bisa, karena terhalang banyak kabel utilitas dan pipa di dalam tanah tersebut,” jelas Subandi.

Dia menambahkan, untuk pembuatan satu sumur resapan ini dua hari selesai mengerahkan 15 satgas SDA. “Paling lama pembuatan satu sumur resapan ini, dua hari selesai itupun jika kondisi cuaca tidak hujan,” katanya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *