POSKOTA.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelatnas untuk mengawasi dan memantau perkembangan seluruh atlet yang sedang menjalani program latihan menuju Olimpiade Tokyo 2021.
“Kita segera membentuk Satgas Pelatnas Olimpiade Tokyo untuk membantu pemerintah dalam mengawasi dan memantau perkembangan prestasi atlet yang dipersiapkan menuju Olimpiade Tokyo 2021,” kata Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Marciano Norman, di Gedung KONI Pusat Jakarta, Jumat (28/8/2020).
Pembentukan Satgas ini sesuai dengan pasal 23 ayat 2 (dua) Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Nomor 95 tahun 2017. Dalam pasal tersebut dijelaskan pengawasan atas program PPON dilakukan oleh Menteri yang pelaksanaanya dibantu KONI Pusat. Sedangkan pengawasan atas penggunaan dana menjadi ranah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Sebelumnya sesuai data PPON, pihak Kemenpora mengalokasikan anggaran dana pelatnas sebesar Rp 221, 9 miliar kepada PB ISSI (Bmx dan Track), PB PABBSI (angkat besi), PB Perbakin (menembak), PB PODSI (dayung dan Kano), PSOI (Selancar Ombak), PB TI (Taekwondo), FPTI (panjat tebing), PB PBSI (bulutangkis), PP PBVSI (voli pantai), PB Pelti (tenis), PP Pertina (tinju), PB PASI (atletik), PB Perpani (panahan), PSSI (sepakbola), dan National Paralympic Committee (NPC) yang menjalankan pelatnas untuk atlet disabilitas. (dk)







Komentar