oleh

Pemerintah Pati Jangan Sampai Dikalahkan Hoaks yang Menyesatkan

POSKOTA.CO – Meninggalnya H Imam Suroso anggota Komisi IX DPR RI asal Pati Jateng yang dikaitkan dengan virus mematikan yaitu diduga terkena virus Corana, menjadi konsumsi publik di Bumi Minatani terlebih di jagat maya seperti grup Facebook, WAG, dan lain sebagainya.

Mendengar kabar tersebut, Pati dicap wilayah zona merah, meski yang ditutup hanyalah Kompleks Pasar Puri Desa Ngarus serta Desa Saliyan kawasan tempat tinggal almarhum.

Oleh sebab itu berita atau informasi hoaks bertebaran di jagat maya. Misalnya saja akses jalan utama di timur Pabrik Kacang Dua Kelinci diberitakan hoaks dengan gambar akses jalan ditutup dikaitkan dengan Corona, padahal tutupnya akses jalan itu sejak awal tahun 2020 yang lalu.

Suasana Kota Pati

Maraknya informasi hoaks mengalahkan sigapnya pemerintah Pati yang berkompeten dalam melawan isu sesat dunia maya.

Masalah virus Covid-19 bagi pihak-pihak yang berwenang seakan kedodoran dalam melakukan langkah cepat melawan Corona yang seharusnya sikap cepat dilakukan sebelum ada korban jatuh, namun nahas korbannya anggota DPR RI asal Pati.

Meski demikian, pemerintah wajib membuka corong seluas luasnya secara serentak menebar berita yang menyemangati masyarakat Pati, sehingga Pati tidak seperti kota tertutup alias sunyi dalam sepi.

Untuk itu pemerintah Pati seyogianya, mengundang seluruh media untuk memberitakan keadaan yang sebenarnya, Pati aman terkendali. Jangan sampai awak media dikalahkan dengan kabar liar yang muncul di media sosial dengan mengumbar gambar sensasi yang seakan gambar itu mencerminkan kejadian sebenarnya.

Jalan ditutup warga

Sudah seharusnya pihak berkompeten mengambil tindakan tegas penyebar kabar hoaks yang masuk kampung. Kemudian Babinsa atau Babinkamtibmas dan Kades keliling wilayahnya untuk memberikan pengertian dan pemahaman pada warganya tentang kebenaran berita.

Jangan sampai kedamaian warga Pati terkontaminasi oleh kabar yang tak benar dilakukan oleh orang orang yang akan merusak negeri ini. “Sampai kapan ini berakhir semoga semua di beri keselamatan.” (Aji, penulis Wakil Ketua PWOI Jateng)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *