oleh

Terjadi di Kuningan, Siswa Satu Sekolah tak Tersentuh Program MBG

KUNINGAN – Seluruh siswa pada salah satu sekolah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sampai saat ini tidak pernah tersentuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Kejadian ini tepatnya dialami para pelajar SDN 3 Cieurih, Kecamatan Cidahu, dari sejak awal program tersebut bergulir, mereka tidak pernah merasakan manfa’atnya.

Hal itu dibenarkan Camat Cidahu Dian Ahmad Nasehudin ketika dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM melalui sambungan WhatsApp (WA), Selasa (3/11/2026). “Iya kami mengetahui dan terus memonitor terkait persoalan itu,” terang Dian.

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Cidahu terus berupaya agar sasaran penerima manfaat Program MBG, seluruh siswa SDN 3 Cieurih yang berlokasi di Dusun Leuwi Keris, segera memperoleh atau menerima penyaluran MBG. “Kami beberapa kali sudah mengoordinasikan persoalan ini kepada Koordinator Kecamatan (Koorcam) Cidahu, sekaligus juga sudah melaporkan kepada Satgas MBG Kabupaten Kuningan,” ungkap Dian Ahmad.

Hal senada disampaikan juga Sekretaris Satgas MBG Kecamatan Cidahu Andi saat ditemui di ruangan kerjanya. Pihaknya pun memang mengetahui adanya persoalan dimaksud. “Berdasarkan data yang kami serap dari pihak Koorcam Cidahu, ada sekitar 120 penerima manfaat MBG di Dusun Leuwi Keris Cieurih, memang sampai sekarang belum pernah menerima penyaluran program makan bergizi gratis,” ungkap Andi.

Dia merinci, total jumlah data penerima manfaat Program MBG sebanyak 120 itu, adalah semua siswa SDN 3 Cieurih dengan ditambah komponen ibu menyusui, ibu hamil serta para lansia yang berdomisili di dusun tersebut (Leuwi Keris-red).

Terpisah, Kepala Desa Cieurih Mujahidin menyampaikan harapannya, agar seluruh penerima manfaat Program MBG pada Dusun Leuwi Keris, baik itu siswa sekolah, ibu menyusui, ibu hamil dan warganya yang lanjut usia segera merasakan realisasi dari program pemerintah pusat tersebut.

“Selama ini Pemerintah Desa Cieurih berupaya terus sebatas kewenangan yang dimiliki, selebihnya tentu berharap agar pemerintah dapat segera menyelesaikan kendala yang ada terkait dengan pemenuhan hak masyarakat di Dusun Leuwi Keris dalam Program MBG,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Dusun Leuwi Keris Cieurih, meminta Bupati Kuningan langsung turun tangan guna mengatasi permasalahan MBG yang tidak pernah sama sekali menyentuh warganya.

“Mudah-mudahan melalui peran aktif Pak Dian sebagai Bupati Kuningan, pemenuhan hak MBG warga di Dusun Leuwi Keris Cieurih ini segera bisa ditangani,”pungkas warga yang meminta identitasnya tidak disebut itu disampaikan kepada Bupati Kuningan. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *