JAKARTA–Seorang pria berinisial NHK ditangkap penyidik Satresmob Bareskrim Polri karena terlibat sejumlah kasus pencurian sepeda motor (curanmor). NHK dan komplotannya dikenal sebagai spesialis pelaku curanmor di kos kosan kawasan Jakarta Barat (Jakbar).
Tersangka NHK saat melakukan aksinya dengan mengenakan jaket bertuliskan ‘Reskrim’ untuk menipu pemilik kos. Para korban sering terkecoh dengan penampilan tersangka.
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan, tersangka menggunakan identitas polisi palsu. Ia kemudian menyewa kamar di kos-kosan yang menjadi target pencurian sepeda motor.
Tersangka mengaku polisi untuk meyakinkan pemilik kos. “Yang bersangkutan tidak perlu menunjukkan identitas aslinya pada saat ngekos,” kata Kombes Teuku Arsya dikutip, Jumat (23/10/2026).
Jaket yang dipakai tersangka untuk memantau situasi lingkungan kos selama beberapa hari sebelum berakai. Cara ini dilakukan agar pelaku tidak dicurigai penghuni kos atau warga sekitar.
“Tersangka pakai jaket saat masuk ke kos-kosan dan giat harian sebelum melaksanakan aksi. Sekitar dua sampai tiga hari dia pantau situasi sehingga orang nggak curiga,” ujar Teuku Arsya.
Tersangka NHK bersama komplotannya berhasil mencuri tiga unit sepeda motor di salah satu indekos di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Setelah dua hari menyewa kamar kos, NHK memanggil rekannya, SLH alias Ucok dan BDM untuk mencuri sepeda motor milik para penghuni menggunakan kunci leter T.
Kemudian sepeda motor hasil curian disembunyikan di area parkir mal sebelum dibawa oleh seorang joki ke wilayah Cianjur untuk dijual kepada penadah di Sukabumi. Hasil pengembangan, penyidik kemudian menangkap NHK di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.
Penyidik menyita satu pucuk senjata airsoft gun, satu set kunci leter T serta pakaian yang terekam CCTV saat pelaku beraksi. Penyidik juga menangkap seorang penadah berinisial SML serta seorang joki berinisial DK serta pemilik rumah penyimpanan berinisial ADR.
Dikatakan Kombes Arsya dalam kasus ini penyidik turut menyita enam unit sepeda motor tanpa pelat nomor dan dokumen resmi yang disembunyikan di dalam rumah.
Sementara pelaku SLH alias Ucok berhasil dibekuk di area lahan kosong yang digunakan pemulung di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Selain kelima tersangka tersebut, Arsya mengatakan pihaknya saat ini tengah memburu pelaku BDM yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).(Omi/fs)







Komentar