JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan jika program Car Free Day (CFD) di Jl MH Thamrin – Sudirman diberlakukan dua kali seminggu, maka butuh kajian yang mendalam. Pasalnya, jika CFD juga diberlakukan pada hari Sabtu, masih banyak aktivitas perkantoran di sepanjang jalan protokol tersebut.
“Usulan dari kawan-kawan DPRD sebenarnya bagus yakni melaksanakan CFD dua kali seminggu pada hari Sabtu dan Minggu. Namun perlu kita ketahui bahwa perkantoran di kawasan tersebut banyak yang aktif pada hari Sabtu. Jadi, harus dilakukan kajian lapangan dulu,” kata Wagub Rano di Jakarta, Kamis (24/9).
“Sebetulnya itu usul yang menarik, karena pasti menurunkan emisi dan membahagiakan masyarakat terutama yang suka bersantai atau olahraga di CFD. Cuma ada pertimbangan, kalau Minggu itu pasti gampang, tapi Sabtu mungkin masih ada operasional ke kantor,” ujar Rano.
Karena itu, lanjut Rano, ide tersebut perlu dipertimbangkan dan dikaji secara menyeluruh agar tidak sampai menggangu aktivitas masyarakat. Diakui, Rano dirinya juga pernah mengusulkan Car Free Night. Kegiatan itu pun diyakinkannya bertujuan menurunkan emisi rumah kaca seperti pelaksanaan aksi pemadaman listrik saat Earth Hour di seluruh gedung.
“Sebetulnya enggak susah. Ini kan sebetulnya enggak lama, karena durasi CFD itu cuma beberapa jam. Seperti CFD Minggu dibuka selama empat jami dari jam 06.00 sampai 10.00. Kalau CFD Sabtu mungkin cukup diberlakukan selama tiga jam saja,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui sejumlah anggota DPRD DKI, termasuk Ketua Fraksi PKS M. Taufik Zoelkifli mengusulkan kepada Gubernur Pramono agar CFD ditambah menjadi dua kali dalam seminggu. M. Taufik bahkan meminta agar Dishub DKI Jakarta segera melakukan uji coba selama tiga bulan. “Jika selama uji coba bisa berjalan dengan baik, maka CFD Sabtu-Minggu perli diberlakukan demi upaya memperbaiki perudaraan Jakarta. Warga pun juga senang bisa menikmati CFD Sabtu,” usulnya. (jo)







Komentar