oleh

Kebakaran Pabrik Lampu di Batuceper Tangerang, Ratusan Karyawan Berhamburan Selamatkan Motor

TANGERANG – Kebakaran hebat melanda pabrik yang memproduksi bohlam dan kipas angin di Jalan Pembangunan 1, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/9/2026). Ratusan karyawan berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area pabrik. Para pekerja yang panik langsung melakukan evakuasi setelah melihat api berkobar di bagian dalam bangunan.

Untuk mempercepat proses evakuasi sekaligus membuka akses bagi petugas pemadam kebakaran, para pekerja nekat mendobrak pagar seng di area parkir. Mereka juga bahu-membahu menggotong dan mendorong sepeda motor keluar dari area yang mulai dikepung api.

Salah seorang karyawan, Wahyu, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.00 WIB saat para pekerja sedang beristirahat. Menurutnya, percikan api diduga muncul dari ruangan teknisi yang berada di bagian tengah bangunan.

“Awalnya kita lagi istirahat di depan. Kemudian dari dalam keluar ada percikan api dari area teknisi,” kata Wahyu di lokasi kejadian.

Wahyu menuturkan api dengan cepat merambat ke bagian atas bangunan pabrik. Kondisi tersebut membuat para pekerja yang berada di dalam gedung langsung panik dan berusaha keluar.

“Langsung kita masuk ke dalam, ternyata api sudah membakar bagian atas. Panik semua, dari lantai kantor langsung turun,” ujarnya. Seluruh pekerja yang sempat berada di dalam gedung berhasil dievakuasi. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebanyak 50 personel pemadam kebakaran Kota Tangerang dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas juga mendapat bantuan dari personel Brimob dan warga sekitar.

Hingga sore ini, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut juga belum diketahui (Imam/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *