oleh

MKI Gelar Electricity Connect 2025, Dorong Kolaborasi Energi Lokal dan Regional

JAKARTA – Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) akan menggelar Electricity Connect 2025 pada 19–21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Even yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 tersebut didukung penuh oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero).

“Kegiatan Electricity Connect 2025 juga diisi diskusi oleh pemangku kebijakan, pemimpin industri, dan inovator lintas sektor ketenagalistrikan untuk membentuk arah baru masa depan energi Indonesia serta mendorong transisi energi hijau di tanah air,” kata Arsyadany G Akmalaputri, Ketua Panitia Electricity Connect 2025 yang juga Sekrataris Jenderal MKI, Rabu (8/10).

Pihaknya berharap Electricity Connect 2025 akan membuka lebih banyak pintu kolaborasi dan inovasi dari para pelaku industri energi dalam negeri maupun kawasan regional karena kegiatan tahun lalu diniali berhasil menjadi forum internasional ketenagalistrikan.

Menurut dia, keseriusan pemerintah dalam transisi energi yang tercermin dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang boleh dibilang sebagai RUPTL paling hijau.

Melalui Electricity Connect 2025 diharapkan akan membuka lebih banyak pintu kolaborasi dan inovasi dari para pelaku industri energi dalam negeri maupun kawasan regional. Ia optimis agenda tahun ini dapat mengikuti kesuksesan penyelenggaraan tahun lalu yang berhasil menjadi forum internasional ketenagalistrikan.

Bagi pelaku industri sektor energi di kawasan Asia, Electricity Connect 2025 menawarkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk saling berbagi wawasan, membangun kemitraan, dan memajukan inovasi bersama untuk memperkuat transisi energi baru dan terbarukan di kawasan Asia, ASEAN pada khususnya, katanya.

Acara tersebut menempati lahan seluas 4.000 meter persegi dengan beragam agenda, mulai dari konferensi, pameran, penandatanganan nota kesepahaman, supplier gathering, hingga one-on-one meeting.Sedangkan untuk pameran, akan menampilkan seluruh jenis pembangkit, dari konvensional hingga EBT seperti hidro, panas bumi, surya, angin, dan energi laut, serta teknologi pintar seperti smart grid, distributed power generation, digitalisasi energi, dan energy storage system, ujarnya. (anton/fs)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *