oleh

Hadiri Puncak JMC 2024, Dirjen Pendidikan Islam Ajak Siswa Bangga Bersekolah di Madrasah

JAKARTA – Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2024 yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta resmi ditutup dengan diumumkannya para juara pada Jumat (1/11/2024). Rangkaian kegiatan JMC 2024 yang dimulai pada awal Oktober 2024 tersebut diikuti oleh 2.614 siswa baik dari madrasah negeri maupun swasta di wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan JMC 2024 hasil kerja sama dengan Bank Indonesia merupakan tahun ketiga digelar dengan jenis lomba meliputi sains, riset, keagamaan dan robotic baik untuk jenjang MA, MTs maupun MI. JMC dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian event Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center.

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib MA menjelaskan JMC digelar sebagai bagian dari upaya memperteguh akhlak mulia siswa, menumbuhkan jiwa yang kreatif, inovatif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat serta menguasai ilmu pengetahuan. “Sesuai dengan tagline madrasah Maju Bermutu Mendunia maka memacu siswa madrasah untuk terus mengukir prestasi harus dilakukan,” katanya.

Melihat animo siswa untuk mengikuti ajang JMC dari tahun k etahun yang sedemikian tinggi, Kanwil Kemenag DKI Jakarta berencana memperluas jangkauan peserta hingga area Jabodetabek. “Penyelenggaranya tetap Kanwil DKI, tetapi pesertanya tidak hanya ntuk sekolah madrasah di Jakarta, bisa dari kota lain sekitar Jakarta,” tegas Adib.

Ia bersyukur bahwa lembaga pendidikan madrasah kini telah menjadi pilihan utama masyarakat ketika akan menyekolahkan anak. Terbukti setiap musim penerimaan peserta didik baru, sekolah-sekolah madrasah di DKI Jakarta kebanjiran pendaftar. Dengan kapasitas yang terbatas, tentu sebagian besar calon siswa terpaksa ditolak.

BACA JUGA: FKDT DKI Gelar Ujian Akhir Berstandar Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah

Adib mencontohkan MAN 21 Jakarta Utara. Dengan daya tampung peserta didik baru hanya 150 siswa, jumlah calon siswa baru yang mendaftar tahun ini tercatat lebih dari 600 siswa.

Di DKI Jakarta, jumlah sekolah madrasah tercatat 1.819 sekolah baik berstatus negeri maupun swasta. Sedang untuk madrasah negeri tercatat MIN 22 sekolah, MTs 42 sekolah dan MA 22 sekolah.

Kanwil Kemenag DKI Jakarta berjanji akan terus mengawal mutu dan kualitas maadrasah, termasuk mengembangkan budaya mutu maadrasah . “Kita juga akan mengembangkan penjaminan mutu madrasah sehingga mutu dan kualitas madrasah benar-benar bis akita pantau dengan baik,” tambahnya.

Senada juga disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Dr. Abu Rokhmad, M.Ag. Menurutnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah dari tahun ke tahun terus meningkat. Karena itu wajib hukumnya Kanwil Kemenag juga sekolah dan para guru untuk menjaga kepercayaan masyarakat tersebut.

“Caranya adalah dengan terus berprestasi dalam berbagai bidang. Dan jangan pernah puas dengaan pencapaian prestasi kita,” katanya.

Ia berharap siswa-siswi madrasah untuk bangga mengaku sebagai siswa madrasah di manapun berada. “Jangan berkecil hati, sebut nama madrasahnya dan berbanggalah menjadi bagian dari madrasah,” tandasnya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *