oleh

Uluran Tangan Human Initiative Jabar Serasa Obat Penyembuh untuk ‘Penyakit Ekonomi’ Warga Desa Cimenyan

BANDUNG – Salah satu program unggulan Human Initiative (HI) dalam pemberdayaan UMKM yakni program Keluarga Multi Penghasilan (KMP) dirasakan bagai obat yang menyembuhkan ‘penyakit’ warga Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.  Di masa pandemi Covid-19 yang membuat kehidupan mereka sangat sulit, hadirlah HI Cabang Jawa Barat yang memberikan pendampingan di berbagai sektor usaha sehingga mereka menjadi lebih berdaya.

Hal itu diungkapkan puluhan emak-emak anggota koperasi Keluarga Multi Penghasilan (KMP) Cimenyan saat menerima kunjungan dari relawan HI Pusat bersama wartawan di Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jaya Barat. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan organisasi kemanusiaan HI Pusat yakni Humanitrip Initiative For Empowerment 2024 dalam rangka HUT ke-25 HI. Dalam program ini, HI menggandeng wartawan melakukan kunjungan ke sejumlah mitra binaan pemberdayaan UMKM di Kabupaten tersebut.

Ketua koperasi KMP Cimenyan, Nurhayati menyampaikan di awal masa pandemi tahun 2020, banyak warga desa kehilangan pekerjaan hingga mengalami kesulitan ekonomi yang parah. “Kemudian banyak warga  terjebak praktik pinjaman yang terasa semakin mencetak leher sehingga ada yang nekat bunuh diri maupun minggat meninggalkan keluarga, perceraian, dan sebagainya,” tutur Nurhayati, Jumat (11/10). Tapi sejak tahun 2021, HI datang ke desa memberikan pendampingan usaha, membuat semangat warga sembuh dari penyakit ekonomi.

 

“Alhamdulillah, berkat bantuan dan pendampingan dari HI Jabar, usaha warga Cimenyan mulai bangkit lagi setelah mendirikan koperasi KMP sehingga membuat warga menjadi semangat. Kehadiran HI bagaikan obat bagi kami, terutama para pelaku UMKM di berbagai sektor usaha seperti kuliner, pertanian, produksi sepatu, bengkel, katering, dan lainnya,” kata Nurhayati di kantor koperasi KMP yang juga buka usaha produksi dan servis sepatu trail.

Usaha sepatu untuk pengendara sepeda motor trail yang dikomandani Dadang Sunarya (suami Nurhayati) ternyata laris-manis. “Produk kami cukup laku di sejumlah mancanegara melalui Shop online, antara lain Malaysia, Singapura, Inggris, Portugal, dan lainnya,” papar Nurhayati didampingi Sekretaris KMP Komala, Bendahara Mulyana, dan sejumlah emak-emak lainnya.

Mereka sangat berharap organisasi kemanusiaan HI agar terus memberikan ukuran tangan di Cimenyan. “Karena berkat pendampingan dan bantuan modal dari HI sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha,” tambah Komala. Anggota koperasi kini sudah mencapai 30 orang dan diharapkan agar terus bertambah.

Kepala Bidang Program HI Jabar Bustanul Aripin Nasir menjelaskan bahwa HI masih setia mendampingi KMP. “Antara lain melalui bantuan modal, pelatihan, pemasaran, dan berbagai kegiatan UMKM untuk meningkatkan usaha mitra binaan,” kata Bustanul.

Public relation HI Pusat Ade Lukmanul Hakim menambahkan bahwa kunjungan ke KMP Cimenyan merupakan rangkaian kegiatan Humanitrip 2024 Initiative For Empowerment dalam rangka menyambut HUT ke-25 HI. Kegiatan yang melibatkan sejumlah wartawan mengunjungi sejumlah mitra binaan di Kabupaten Bandung. “Kunjungan ini untuk melihat langsung perkembangan mitra binaan, salah satunya adalah koperasi KMP yang terdiri dari berbagai UMKM,” jelas Ade. Human Initiative yang berkantor pusat di Depok memiliki   13 kantor cabang di kota besar di Indonesia dan 16 negara yang sebagian besar sudah punya kantor di negara masing-masing. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *