POSKOTA. CO – Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro belum berkomentar soal kasus penembakan anggota Polri yang terjadi di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Insiden maut mirip kejadian dirumah dinas Irjen Ferdy Sambo itu, diketahui Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage alias Bripda IDF tewas usai kena tembak seniornya sesama anggota Polri di satuan Densus 88.
Karo Penmas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menenjelaskan, jika kasus ini masih ditangani Satreskrim Polres Bogor.
Namun baik Kapolres Bogor maupun Kasat Reskrim, belum mau memberikan keterangan rinci kepada wartawan saat dikonfirmasi.
AKBP Rio Wahyu Anggoro hanya menjelaskan, penanganan kasus penembakan yang melibatkan seorang anggota Polri ditangani Mabes Polri.
“Kami hanya bersifat membantu dalam penanganan kasus penembakan di rusun Polri Cikeas, Gunungputri Bogor. Soal perkembangan kasus, terpusat di Mabes Polri. Untuk rilis semuanya terpusat di Divisi Humas Mabes Polri,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro singkat kepada wartawan.
Informasi yang dipercaya menuturkan, saat ini ada dua anggota Polri yang sudah diamankan soal kasus tersebut yakni Bripda IMS dan Bripka IG
Peristiwa tewasnya Bripda IDF tersebut terjadi di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, pada Minggu (23/7) pukul 01.40 WIB. Mabes Polri menyebut kasus kematian Bripda IDF usai tertembak senjata api oleh rekan seniornya. (yopi)







Komentar