POSKOTA.CO – Setelah melalui berbagai proses penilaian dan seleksi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, akhirnya ditetapkan sembilan desa rintisan mendapatkan atau menerima bantuan alat musik tradisional yaitu gamelan pelog slendro terbuat dari bahan kuningan.
“Pergunakan dan manfaatkan sebaik-baiknya alat musik gamelan ini untuk memperkuat identitas bangsa dan melestarikan budaya kesehian tradisional,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Nugroho Eko Setyanto, Selasa (20/12/2022), melalui keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO.
Masyarakat Bantul sudah sepatutnya berbangga karena memiliki budaya di tengah gempuran ideologi-ideologi maupun budaya baru yang masuk ke Indonesia. Pelestarian budaya juga merupakan salah satu misi Kabupaten Bantul yakni pengembangan sumber daya manusia unggul, berkarakter dan berbudaya istimewa.
Menurut Abdul Halim, pelestarian budaya dan kesenian tradisional di Bantul tentunya menjadi salah satu karakteristik yang kuat karena bukan hanya dari adat tradisi saja, namun juga membangun sikap perilaku yang apik untuk dijadikan budaya sehari-hari. “Jangan sampai anak cucu kita nanti lebih memilih dan mengenal budaya asing ketimbang budaya sendiri,” imbuhnya.
Sedangkan, Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Nugroho Eko Setyanto mengatakan, proses seleksi dan penilaian sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. “Kegiatan ini diharapkan akan dilakukan setiap tahun dengan menilai desa-desa rintisan budaya agar tetap lestari kesenian daerah,” katanya. (*/anton)







Komentar