POSKOTA.CO – Di sepanjang gelombang ketiga Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta telah mencatat rekor terbanyak terhadap penurunan kasus. Hal itu terjadi pada hari Jumat kemarin yang mana terjadi penurunan angka sebanyak 2.679 kasus sehingga warga yang masih menjalani perawatan turun menjadi 25.364 pasien.
Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta tersebut tentu membuat banyak pihak mulai berlega hati, tapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. “Kasusnya mulai turun cukup signifikan tapi jangan membuat kita lalai. Semuanya tetap patuhi prokes,” ujar Anies di Jakarta, Sabtu (12/3). Biasanya dalam sehari terjadi angka penurunan di bawah 500 kasus, bahkan kadang kala masih melonjak lagi.
Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini jumlah kasus aktif di Jakarta hari Jumat turun sejumlah 2.679 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 25.364 orang yang masih dirawat atau isolasi. “Kami turut mengimbau agar masyarakat tetap waspada, terutama terhadap penularan Varian Omicron,” kata Dwi.
Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, telah dilakukan tes PCR sebanyak 25.764 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.414 orang dites PCR hari Jumat untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.548 positif dan 19.866 negatif. “Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 659 orang, dengan hasil 16 positif dan 643 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” papar Dwi.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.173.761 dengan tingkat kesembuhan 96,7%, dan total 14.881 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. “Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 191.579 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 944.741 per sejuta penduduk,” tambahnya.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.423.336 orang (123,2%), dengan proporsi 70,1% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,9% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari Jumat sebanyak 4.671 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.460.897 orang (103,7%), dengan proporsi 73,0% merupakan warga ber-KTP DKI dan 27,0% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 4.374 orang. Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 1.596.840 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 20.671 orang. (eli)







Komentar