POSKOTA.CO – Kaliurang adalah tempat tetirah berhawa sejuk di kaki Gunung Merapi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat wisata ini sangat digemari sejoli yang ingin memadu kasih sekaligus berwisata. Jaraknya sekitar 25 km dari kota Yogya, jika naik motor butuh waktu 30 menitan.
Banyak losmen yang bisa disewa dengan harga terjangkau oleh pelajar yang menilap uang bayaran sekolah. Tetapi banyak juga vila yang cukup mahal disana. Ada kolam pemandian Telaga Putri, ada air terjun Telaga Muncar dan Taman untuk Kanak-kanak…biasa orang bersantai duduk-duduk menggelar tikar sambil menikmati jagung bakar dan jadah dengan pasangan tempe bacem.
Ini makanan khas daerah ini dan sangat terkenal. Warung sate dan gulai kambing juga banyak. Penjual pisang
dan salak pondoh bertebaran di sepanjang jalan hingga di area parkir di dekat Telaga Putri dan ini salah satu yang banyak diburu oleh pengunjung selain jadah.
Bayu dan Diana memilih duduk-duduk di bawah Telaga Muncar. Selain taman dan air terjunnya indah, disitu cukup sepi di hari Senin. Suasana yang cukul romantis untuk sepasang kekasih. Mendung sudah menggantung di atas gunung, pepohonan di hutan mulai tertutup kabut. Angin cukup kencang berhembus siang itu. Sepi dan agak gelap adalah tempat yang dicari orang yang ingin berpacaran.
Rangkulan erat di pundak Diana sudah terjadi begitu turun dari motor. Diana senang dengan rangkulan itu, dan ia membalas dengan melingkarkan tangan nya ke pinggang Bayu. Sesekali rangkulan itu berganti dengan gandengan tangan mesra….sambil berjalan dan bercanda. Senyum
ceria tersungging di bibir remaja yang sedang jatuh cjnta itu. Sambil menikmati jatuhnya air terjun yang cipratannya memercik di tubuh mereka berdua, Bayu dan Diana berbincang mesra. ” Diana….malam minggu nanti aku boleh ke rumahmu tidak?”
Bayu ingin apel ke rumah Diana layaknya orang berpacaran. Dia juga ingin mengenal keluarga Diana sang kekasih. Sambil berbicara rangkulan Bayu berubah menjadi pelukan yang cukup ketat. Bayu tahu persis, disitu hanya ada mereka berdua. Ia ambil tubuh Diana lalu ia rapatkan tubuhnya dan sejurus kemudian bibirnya sudah mengulum bibir Diana.
Bayu belum sempat memainkan bibir dan lidahnya ketika tiba-tiba Diana melepaskan diri dari pelukannya. Pujaan hatinya belum membalas kuluman bibirnya dan pelukan lembut tangannya tidak nakal menyusuri tubuh montok dan seksi itu.
Nafas Diana memburu dan nampak sedikit terengah. Detak jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya. Kaget namun setengah takjub dengan sensasi rasanya. Diana bingung dan tak bisa berkata apa-apa!
” Diana…apakah ini ciuman yang pertama untukmu?” (Bersambung Wita Lexia)







Komentar