POSKOTA.CO – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan kasus penembakan dua anggota TNI AD yang tewas di Kabupaten Aceh Utara itu murni kriminal.
“Penembakan terhadap prajurit tersebut saat ini sedang diselidiki Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda,” katanya setelah berdialog dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau dan Riau di Medan, Rabu.
Menurut dia, percayakan saja kepada Polda Aceh yang bekerja sama dengan Kodam untuk mengusut kasus penembakan personel TNI AD dan menangkap pelakunya.
“Kasus penembakan anggota TNI AD itu, janganlah dikait-kaitkan dilakukan oleh kelompok bersenjata yang ada di Aceh,” ucap Jenderal bintang empat itu.
KSAD juga menjelaskan di Aceh tidak ada Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan kondisi di daerah tersebut saat ini dalam keadaan kondusif. “Situasi di Aceh keadaan aman dan masyarakat tetap melaksanakan aktivitas,” kata mantan Pangkostrad itu.
Sebelumnya, dua anggota Kodim, yakni Serda Indra dan Sertu Hendrianto ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka di Dusun Batee Pila, Kecamatan Nisam Antara, Selasa (24/3) pagi, setelah dinyatakan hilang diculik oleh sekelompok tak dikenal pada Senin (23/3) sore.
Setelah ditemukan, kedua jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit TNI AD di Lhokseumawe, pada pukul 09.00 WIB untuk diautopsi.







Komentar