POSKOTA.CO-Tingginya antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi memudahkan pencapaian vaksinasi 70 % untuk wilayah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
“Sudah 62,48 persen di tanggal 8 Agustus. Kami yakin, pada 16 Agustus nanti sudah mencapai 70 persen,” kata Walikota Batam Mohammad Rudi usai meninjau vaksinasi di Vihara Buddha Maha Vihara Duta Maitreya, Senin (9/8/2021).
Sebelumnya, Rudi juga mendampingi Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, meninjau Posko PPKM di Mega Legenda, Batam Kota.
Informaai data dari Pemerintah Kota (Pemko) Kota Batam, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 907.317 orang, sudah 556.885 orang sudah divaksin. Kemudian, stok vaksin di Batam dari total 83.216 vial, sudah digunakan 74.339 vial dan sisa 8.874 vial.
“Bagi masyarakat yang belum divaksin, segeralah mendatangi tempat penyuntikan vaksin. Masyarakat tak perlu khawatir tidak mendapat vaksin,” himbau Rudi.
Rudi menambahkan untuk setok vaksin, Pemko Batam terus meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memprioritaskan Kota Batam. Alasannya, mayoritas warga Kepri berada di Kota Batam.
Sebagaimana diketahui, Batam memiliki jumlah pendusuk terbesar dari wilayah lain di Kepulauan Riau. Dari data kepemdudukan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam per 2 Maret 2021, dari sensus penduduk September 2020, jumlah penduduk kota Batam 1, 196 juta jiwa.
“Batam lokomotif ekonomi Kepri, saya rasa Batam didahulukan. Kalau ada dari Pusat diminta dibagi secara proporsional,” harap Rudi.
Dalam penanganan Covid19 di Batam saat ini, selain dengan penerapan protokol kesehatan, jiga dilakukan 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).
Untuk itu, bagi pasien terpapar tidak ada lagi isolasi mandiri semua harus menjalani perawatan di isolasi terpusat si Asrama Haji Batam. (ferry/fs).







Komentar